Beranda PEMERINTAHAN Masih Sedikit Dokumen Paket Tender DAK yang Masuk di LPBJP

Masih Sedikit Dokumen Paket Tender DAK yang Masuk di LPBJP

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Dari 13 dokumen paket tender yang baru masuk di Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LPBJP) Setda Sumbawa hingga awal April 2019, 6 diantaranya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Jumlah ini terhitung masih sedikit.

Kabag LPBJP Setda Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo, mengungkapkan, total dokumen paket yang sudah diterima sebanyak 13.

Masing-masing 7 paket bersumber dari APBD dan 6 paket bersumber dari DAK.

Dimana satu diantaranya sudah dilakukan tender dan sudah ada pemenangnya, yakni Cleaning Service (CS) Sekretariat DPRD.

Berita Terkait:  Singkronkan Program Pariwisata, Hj Rohmi Berkunjung ke Dompu

“Memasuki awal April ini, totalnya 13 paket yang sudah masuk. Satu Paket yaitu cleaning service sudah kita tender. Kalau yang baru masuk ada 12, yang DAK 6 paket, kemudian APBD ada 6 paket,” ujarnya kepada wartawan.

Disebutkannya, terhadap 12 paket saat ini sedang dilakukan review dokumen oleh Pokja.

Dalam artian diperiksa dulu dokumennya disesuaikan dengan standar dokumen pengadaan.

Kebetulan ada peraturan baru yakni Permen PU Nomor 7 Tahun 2019 tentang standar pedoman pengadaan jasa kontruksi melalui penyedia.

Berita Terkait:  Olah Sampah Jadi Energi, Gubernur dan PLN Teken Kesepakatan Bersama

Hal ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam proses pengadaan.

“Peraturan barunya keluar pada tanggal 20 Maret lalu. Akhirnya kita harus menyesuaikan dulu dengan peraturan baru ini untuk proses pengadaan. Karena itu diatur hal-hal apa saja dalam proses pengadaan,” jelasnya.

Sementara ini, jumlah daftar paket yang masuk dalam SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) sekitar 80 paket.

Kemungkinan jumlah paket juga akan bertambah karena masih terus berproses.

Dalam hal ini yang sudah diterima dokumennya untuk ditender baru belasan paket.

Berita Terkait:  Pemprov NTB Mulai Fokus Dorong Program Unggulan

Untuk itu pihaknya berharap agar dokumen paket yang lain juga dapat dipercepat. Terutama untuk dokumen paket yang bersumber dari DAK.

“Masih Sedikit dokumen paket yang masuk. Kemungkinan di bulan 4 ini mulai banyak yang masuk untuk ditender. Kita harapkan juga segera. Terutama juga yang bersumber dari DAK,” tutup Pipin Sakti Bitongo. (NM3)