Beranda PEMERINTAHAN Lalui Proses Panjang, Hibah Tanah dan Bangunan Korban Banjir Ditepati

Lalui Proses Panjang, Hibah Tanah dan Bangunan Korban Banjir Ditepati

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Setelah melalui proses panjang yang membutuhkan waktu selama bertahun-tahun, akhirnya di kepimpinan Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril B.Sc dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, hibah tanah dan bangunan yang diperuntukan bagi korban banjir di tahun 2006 lalu diserahkan.

Adapun jumlah bangunan yang dihibahkan yakni 218 unit dengan luas tanah masing-masing lebih kurang satu are. Penyerahan langsung dilakukan Bupati Sumbawa, di Dusun Kapasari, Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir Sumbawa, Senin (4/3). Dan disaksikan oleh Ketua Komisi I dan Anggota DPRD Kab. Sumbawa, Kepala BPKAD, Camat Moyo Hilir, Kepala Desa serta masyarakat Dusun Kapasari Moyo Hilir.

Berita Terkait:  Doktor Zul : Petugas Museum Harus Bisa Menjadi Punjangga Besar!

Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril B.Sc menyatakan sangat bahagia dan bangga bisa bersilaturrahim dengan masyarakat Kampung Banjir yang dulu pernah datang menemuinya dikantor. Dikatakan, sebagai pimpinan daerah dan didukung oleh perangkat kerja yang tanggap dan cermat, janji Bupati untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat dipenuhi, dengan menyerahkan langsung Hibah Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam bentuk tanah dan bangunan bagi masyarakat Kampung Banjir.

Bupati menjelaskan, bahwa proses panjang telah dilalui oleh pemerintah, dengan mengikuti semua aturan dan hukum yang berlaku sehingga tanah dan bangunan yang diterima masyarakat tersebut sangat aman dan tidak bisa diganggu lagi kepemilikannya.

Berita Terkait:  Cegah Stunting melalui Peningkatan Jenjang Pendidikan

Selain itu, Bupati berpesan agar apa yang telah diraih harus dipelihara dan dijaga dengan baik, jangan sampai dijual atau dipindah tangankan.

“Hari ini masyarakat Kampung Banjir punya catatan sejarah tersendiri, mendapatkan Hibah dari Pemerintah Daerah, yang tidak semua orang bisa mendapatkannya dan diatur haknya oleh Undang-Undang” ujarnya.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kab. Sumbawa, Wirawan, S.Si., MT. dalam laporannya menyampaikan, bahwa Hibah Barang Milik Daerah berupa Tanah dan Bangunan untuk masyarakat korban banjir Sumbawa tahun 2006 di Dusun Kapassari desa Moyo, telah melalui proses yang panjang sejak tahun 2013, dan Selasa tanggal 4 maret 2019, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melakukan Serah Terima Hibah Tanah dan Bangunan yang telah digunakan selama 12 tahun sejak tahun 2007.

Berita Terkait:  Apresiasi KWT Tanak Beak, Hj Niken : Mari Bahu-Membahu Majukan NTB!

Pelaksanaan hibah ini didasari oleh Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Pengelolaanbarang Milik Negara/Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. (NM3)