Beranda PEMERINTAHAN Kepala OPD Diminta Segera Realisasikan Program Unggulan NTB Gemilang

Kepala OPD Diminta Segera Realisasikan Program Unggulan NTB Gemilang

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTB diminta untuk segera mengeksekusi dan merealisasikan program-program unggulan NTB Gemilang.

Program-program tersebut mencakup 6 bidang program prioritas pada 6 misi Daerah dan 60 program unggulan yang telah ditetapkan didalam Perda Nomor 1 tahun 2019 tentang RPJMD-NTB Tahun 2019-2023.

Program-program unggulan yang ditetapkan pada RPJMD tersebut, merupakan hasil diskusi panjang Gubernur H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Hj Siti Rohmi Djalilah bersama seluruh pemangku amanah di NTB, jauh sebelumnya ia terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

Dan kini setelah terpilih kemudian telah ditetapkan menjadi kebijakan Daerah, ungkap Penjabat Sekda NTB, Iswandi pada acara Sosialisasi RPJMD, di Kantor Bappeda NTB di Mataram belum lama ini.

Karena itu, Perangkat daerah sebagai implementor, dimintanya untuk tidak mengulur-ulur waktu. Tapi bergegas untuk segera mewujudkannya.

“Diskusi panjang itu sudah selesai, kini kita fokus untuk melaksanakannya agar mencapai sukses,” tegas Is sapaan akrabnya.

Untuk mencapai sukses itu, maka tahapan penting yang harus dilakukan, terang Sekda adalah mensosialisasikan secara masif kepada seluruh masyarakat.

Berita Terkait:  Proyek Dermaga Pulau Medang Segera Dilelang

Agar tumbuh pengertian dan kesepahaman semua pihak tentang teknis pelaksanaannya. Sehingga seluruh stakeholder dapat berperan untuk mengawal dan mensukseskannya.

Kepala OPD dimintanya fokus pada upaya pencapaian sasaran dan target-target RPJMD yang telah ditetapkan. Dan untuk mengukurnya, telah dilengkapi pula dengan aplikasi Balance Score Card (BSC) sebagai alat evaluasi dan monitoring.

Kini Kepala OPD tinggal membangun kolaborasi dan kerja sama yang solid dengan stakeholder dan masyarakat, untuk merealisasikannya, tegas Sekda.

Kata kuncinya, menurut Is adalah pelibatan dan pemberdayaan atau pendayagunaan serta kerja kolektif bersama seluruh sumber daya yang ada. Diawali secara aktif melakukan sosialisasi serta desiminasi program kepada seluruh stakeholder terkait, ujarnya.

Sedangkan pelaksanaan sosialisasi dari program-program unggulan tersebut, Sekda mengarahkan agar OPD berkoordinasi dengan dinas Komunikasi, informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB.

Sebelumnya Doktor Zul dan Wakil Gubernur, Hj Rohmi memerintahkan seluruh Kepala OPD untuk mempercepat implementasi program  unggulan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hingga ke pelosok-pelosok Desa.

Gubernur meminta Kepala DPMPD, Dr. Azhari agar merintis pemanfaatan aplikasi Balance Score Card (BSC) sebagai media evaluasi dan monitoring, sekaligus untuk memastikan bahwa program-program yang diluncurkan pemerintah untuk rakyat di desa dapat berjalan Transparan, akuntable, terukur dan objective.

Berita Terkait:  Didominasi Lahan Tambak, HGU Terindikasi Terlantar Capai 3 Ribu Hektar

“Pak Gde Diskominfotik, tolong tim kominfo berkoordinasi dengan Bappeda untuk bikin aplikasi ala NTB untuk desa-desa seluruh NTB ya”, tegas Gubernur Kepada Plt. Kepala Diskominfotik NTB, Gde Aryadi.

“Pasti bisa!. Cari satu atau dua desa sebagai pilot project tahun ini,” tegas Gubernur.

Hal senada disampaikan Wagub, agar dipilih desa-desa yang memang siap SDM- nya maupun kesiapan infrastruktur dan kriteria lainnya untuk jadi pilot project.

Misalnya desa miskin yang memiliki potensi posyandu, desa wisata, kampung unggas, memiliki infrastruktur IT dan lain-lain. “Banyak Kades yang hebat sekarang,” ujar Wagub.

Begitu juga kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H. Rusman, Gubernur dan Wakil Gubernur juga berharap BSC dapat mulai dimanfaatkan pada seluruh lembaga pendidikan SMA dan SMK di NTB.

Pada acara sosislisasi RPJMD tersebut, juga telah ditetapkan  4 faktor kunci Sumber daya yang menentukan keberhasilan tercapainya indikator dan target program unggulan menuju NTB Gemilang.

Berita Terkait:  Sekitar 1.900 Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Seketeng

Yakni, Pertama, Kapasitas SDM sebagai pelaksana program. Diharapkan memiliki kemampuan menejerial dan skill sebagai implementor.

Dalam hal ini, peran BKD, Biro Organisasi dan BPSDM bersama kasubag-kasubag Umum kepegawaian di tiap-tiap OPD harus mampu menyiapkan SDM Profesional.

Kedua, kemanpuan Fiscal daerah, dalam bentuk penyediaan alokasi anggaran untuk biaya pelaksanaan program/kegiatan. Dalam hal ini peran BPKAD, Bappenda, Biro Ekonomi dan BUMD serta OPD yang memiliki sumber sumber pendapatan, diharapkan memiliki inovasi dan mampu menggarap potensi pendapatan dan keuangan untuk memperkuat fiscal daerah.

Ketiga, dukungan Teknologi, baik mesin-mesin untuk pengolahan produk-produk unggulan daerah, maupun TIK perannya sangat strategis dalam menentukan  keberhasilan RPJMD.

Dalam hal ini, Dinas Perindustrian, STIP dan Diskominfotik mempunyai peran pada seluruh perangkat daerah.

Keempat, Perencanaan Berkualitas, yakni penyusunan berbagai program/kegiatan yang berkontribusi langsung bagi pencapaian target RPJMD.

Karena itu, untuk perencanaan yang baik di seluruh OPD, diharapkan untuk mengoptimalkan peran dan kapasitas para pejabat struktural perencanaan dan pejabat fungsional perencana yang ada di semua OPD. (NM1)