Beranda PEMERINTAHAN Kejari Sumbawa Minta Penggunaan Dana COVID-19 Rutin Dilaporkan

Kejari Sumbawa Minta Penggunaan Dana COVID-19 Rutin Dilaporkan

BERBAGI

DISARANKAN UTAMAKAN KEWAJARAN HARGA

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa intens melakukan pengawasan terhadap dana covid-19. Penggunaan anggaran diminta rutin dilaporkan untuk mengantisipasi terjadi permasalahan.

“Kita tetap melakukan pengawasan setiap minggu. Kita juga tetap meminta update berapa perkembangan dana BTT (Belanja Tidak Terguga) yang dibelanjakan oleh masing-masing instansi,” kata Kasi Intel Kejari Sumbawa, Ida Made Oka Wijaya, S.H, Jum’at (12/6).

Diungkapkannya, sementara ini, sekitar Rp 32 miliar anggaran dari BTT yang digelontorkan oleh Pemda ke beberapa instansi. Instansi tersebut diminta melaporkan setiap minggu apa saja kegiatan yang dibelanjakan.

Berita Terkait:  Gubernur NTB Kobarkan Semangat Pemuda Desa Jagaraga

“Setiap minggu memang kita minta laporannya untuk kegiatan apa saja. Bahkan yang untuk pencairan tahap II dari pencairan tahap I, yang masih ada sisa di tahap I itu dikembalikan dulu ke BPKAD. Tetap kita dilaporkan,” terangnya.

Pihaknya juga menyarankan kepada PPK maupun kepala dinas yang menerima BTT, agar mengutamakan kewajaran harga dalam melakukan pembelanjaan. Dari pengawasan diakuinya, masih berjalan dengan baik dan belum ada permasalahan yang dialami di lapangan. Karena setiap saat tetap diingatkan. Jika terjadi permasalahan diminta agar tetap dikomunikasikan.

Berita Terkait:  Pencairan Dana Kelurahan Tahap Kedua Diproses

“Dalam menyusun RKB harus mengutamakan kewajaran harga. Seteah itu RKB itu tetap direview oleh Inspektorat. Kalaupun ada permasalahan, tetap kita mengutamakan ke APIP dulu. Manakala sudah tidak bisa mengikuti saran APIP masih saja begitu, baru kita akan melakukan tindakan penegakan hukum,” pungkasnya. (red)