Beranda PEMERINTAHAN Kata Doktor Zul Rapat Ini Adalah Bagian Penting Loh!

Kata Doktor Zul Rapat Ini Adalah Bagian Penting Loh!

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Selasa Malam, 13 November 2018, DPRD NTB menggelar Rapat Paripurna ke IV masa persidangan III Tahun 2018 di Mataram. Adapun agenda rapat pada malam hari ini yaitu, pertama terkait Laporan komisi-komisi terhadap Rancangan Awal RPJMD Tahun 2018-2023 dan Penandatanganan Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2018-2023.

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD NTB TGH Mahally Fikri dan diampingi langsung oleh Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda dan Wakil Ketua DPRD setempat, yakni Lalu Wirajaya dan H Abdul Hadi.

Berita Terkait:  Survei MY Institute : Parpol Wajib Teliti Memilih Calon Bupati/Wabup Sumbawa

Setelah melalui pembahasan yang cukup alot antara Eksekutif dan Legislatif Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD-NTB) Tahun 2018-2023, akhirnya pihak eksekutif dan legislative menyepakati Rancangan Awal RPJMD 2018-2023.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2018-2023 oleh Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah dan Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda bersama Wakil Ketua DPRD NTB Lalu Wirajaya, TGH Mahally Fikri dan H Abdul Hadi serta disaksikan Anggota DPRD NTB dan para tamu undangan lainnya.

Berita Terkait:  Juniardi Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas PDAM Batulanteh

Setelah usai melakukan penandatangan nota kesepakatan tersebut, Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah dalam sambutannya menyatakan bahwa rapat yang digelar ini merupakan bagian penting rangkaian dari proses penyusunan RPJMD 2018-2023 selama lima tahun kedepan.

“Rapat ini bagian penting sekaligus merupakan dokumen penting sebagai pedoman utama acuan dalam pembangunan lima tahun kedepan,” tutur Doktoir Zul.

“Kami sangat berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berpartisipasi melakukan penajaman, penyelenggaraan, penyelarasan dan klarifikasi terhadap seluruh rencana pembangunan daerah kita selama lima tahun kedepan,” tambahnya lagi.

Berita Terkait:  PDIP Tak Ambil Pusing PKS Bentuk Koalisi Baru

Hal ini kata orang nomor satu di NTB ini, telah disesuaikan dengan undang-undang Nomor 23 tahun 2014 serta Permendagri Nomor 6 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah. Sehingga tercapai kesepakatan sebagai bahan masukan dalam penyempurnaan Rancangan Awal RPJMD menjadi RPJMD.

“Untuk itu, kami atas nama Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pimpinan dan anggota dewan atas persetujuan terhadap Rancangan Awal RPJMD ini,” ucap Doktor Zul. (NM1)