Beranda PEMERINTAHAN Hilang Tiga Tahun, Dokter Mawardy Masih Misterius, Sekda NTB : Masih Hidup...

Hilang Tiga Tahun, Dokter Mawardy Masih Misterius, Sekda NTB : Masih Hidup di Alam Lain Disembunyikan oleh Jin!

BERBAGI
Keterangan Foto : Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Rosiady Sayuti dan Direktur RSUP NTB, dr Mawardy. (Desain : Bobby Maramis)

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Mungkin masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat tentunya masih ingat dengan dr. Mawardi Hamry.

Ya dokter Mawardy! dia adalah Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat (RSUP NTB).

Keberadaan dr Mawardy hingga kini masih misterius. Menghilangnya pejabat ini tercatat mulai 23 Maret 2016 lalu.

Itu artinya, tepat pada 23 Maret 2019 lalu hilangnya sosok dokter ini genap tiga tahun lamanya. Berbagai carapun sudah ditempuh untuk menemukan dr Mawardy, namun hasilnya nihil.

Berita Terkait:  Ini Fokus Gubernur NTB Selama Dua Hari Kedepan…!

Tahun 2016 lalu, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H Rosiady Sayuti sempat melaporkan hilangnya dr Mawardy.

Dimana Rosiady sendiri diketahui merupakan kerabat dekat dari dr Mawardy dan melaporkan tindak pidana penculikan.

Setelah ditelusuri oleh Polda NTB, tahun 2018 lalu dipastikan dokter tersebut tidak diculik, melainkan hilang begitu saja tanpa ada tindak pidana.

Polda kemudian memutuskan untuk tetap melakukan pencarian, namun menutup kasus dugaan penculikan.

Guna mengetahui seperti apa perkembangan dan upaya pihak Pemprov sendiri, Sekda NTB yang dikonfirmasi wartawan, Senin (8/4) kemarin, mengaku telah melakukan berbagai upaya namun hasilnya tetap saja sama (nihil).

Berita Terkait:  Hj Rohmi : Sudah Waktunya Perangi Sampah!

“Berbagai organisasi di Kalimantan, Sulawesi sudah kita kerahkan waktu awal-awal itu. Dan informasinya bahkan secara pribadi saya pernah mendapatkan laporan dr Mawardy ada di Halim, langsung kita kirim orang, tapi ternyata bukan dia, sampe di foto bukan dia (dr Mawardy),” ucap Rosiady.

Disinggung soal pencabutan laporan atas tindak pidanan penculikan? Ia menerangkan, bahwa alas an dicabutnya laporan tersebut lantaran melihat semua pihak seperti kepolisian dan keluarga termasuk lainnya sudah berupaya maksimal.

Berita Terkait:  Dirgahayu Kabupaten Lombok Utara, Jadilah KLU yang Berjaya dan Membangun Bersama Rakyat

“Keluarga juga saya konsultasi sudah maksimal. Jadi dari pihak keluarga juga setuju kalau (laporan) dicabut saja, supaya tidak menjadi beban Negara untuk mencari beliau. Harapan kita tentu beliau masih hidup dan tetap sehat walafiat,” ucap Sekda.

“Seperti keyakinan beberapa keluarga itukan, katanya dia (dr Mawardy) masih hidup, hidup di alam lain disembunyikan oleh jin,” kata Rosiady mengutip pengakuan pihak keluarga dari dr Mawardy. (NM1)