Beranda PEMERINTAHAN Harlah ke 62, Sumbawa Diharap Semakin Hebat dan Gemilang 

Harlah ke 62, Sumbawa Diharap Semakin Hebat dan Gemilang 

BERBAGI
Keterangan Foto : Tiga Anggota DPRD NTB asal Dapil V Sumbawa-KSB : Rusli Manawari (kiri), Asaat Abdullah (tengah) dan Sambirang Ahmadi (kanan)

PERKUAT SEMANGAT KEBERSAMAAN

SUMBAWA — Tepat pada tanggal 22 Januari 2021 hari ini, Kabupaten Sumbawa genap berusia 62 tahun. Setelah berbagai pihak, kini giliran sejumlah legislator asal Sumbawa di Udayana mengutarakan harapannya di hari lahir Kabupaten Sumbawa.

Sebagai putra asal Sumbawa yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat, nampaknya mereka memiliki harapan yang sama bagi daerah tercinta. Terutama, demi kesejahteraan masyarakat di Tana Samawa.

Anggota DPRD NTB asal Dapil V Sumbawa-KSB-Sambirang Ahmadi menyatakan bahwa di usia 62 tahun, Sumbawa tentu telah melewati berbagai hal yang tidak mudah. Bahkan, menurut dia, dari sisi pembangunan dinilainya sudah cukup baik.

Ia pun mengapresiasi atas upaya/peran nyata para pemimpin terdahulu hingga di kepemimpinan Sumbawa saat ini. Terlebih dalam menerobos sebuah perubahan cukup baik. “Pertama, tentu kita mengapresiasi peran para pemimpin di Sumbawa yang terdahulu hingga saat ini (Husni-Mo),” kata pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Provinsi NTB tersebut, Jum’at (22/1).

“Kalaupun perubahan yang dicapai Sumbawa saat ini sudah terbilang baik, tentu juga berkat dukungan dan kerjasama yang baik dari semua pihak, termasuk Pak Haji Mo yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Sumbawa,” imbuh Sambirang Ahmadi.

Mengingat kepemimpinan Husni-Mo tidak lama lagi, Pimpinan Fraksi PKS di Udayana itu berharap, pada era kepemimpinan yang baru nanti lebih mampu melakukan sebuah gebrakan untuk masyarakat dan daerah. Meski capaian perubahan Sumbawa terbilang baik, menurut dia, tentu masih banyak “PR” yang harus dijadikan perhatian dalam memaksimalkan segala sesuatunya diberbagai bidang.

“Walaupun sudah cukup baik, tapi tentu masih ada PR. Dan (PR) inilah yang harus dijadikan perhatian, sehingga pembangunan di Kabupaten Sumbawa bisa lebih baik dalam mewujudkan Sumbawa yang lebih hebat dan gemilang,” kata pria asal Sumbawa ini.

Berita Terkait:  Bangun Huntap, Wagub NTB Letakkan Batu Pertama 

“Yang pasti, di usia Kabupaten Sumbawa yang ke 62 ini, kita tentu menginginkan yang terbaik. Semoga momen HUT dapat dijadikan semangat kebersamaan untuk terus kompak dalam mewujudkan sumbawa yang lebih hebat dan gemilang,” demikian Sambirang Ahmadi.

Harapan yang sama juga diungkapkan oleh Rusli Manawari-Anggota Komisi IV DPRD NTB dari Fraksi PPP. “Menurut saya pembangunan di Sumbawa sudah baik, hanya saja kita harapkan ada perubahan yang signifikan,” celetuknya.

“Makanya, di kepemimpinan yang baru nanti, kita sangat berharap Sumbawa bisa lebih maju dan lebih gemilang. Pokoknya serba lebih,” tambah Anggota DPRD NTB jebolan asal Dapil V Sumbawa-KSB ini.

Pembangunan di Kabupaten Sumbawa, menurut dia, harus terus berlanjut. Terlebih dalam melakukan perubahan sekaligus peningkatan-peningkatan yang luar biasa. “Intinya, kita harapkan di kepemimpinan yang baru Sumbawa lebih gemilang,” harap Rusli Manawari yang juga Ketua DPC PPP Sumbawa ini.

Sebelumnya, harapan serupa juga diungkapkan Anggota DPRD NTB Dapil Sumbawa-KSB lainnya yakni H Asaat Abdullah. “Selamat hari lahir untuk Kabupaten Sumbawa. Semoga di usia yang ke 62 ini, dapat kita jadikan semangat memperkuat kebersamaan dan kekompakkan,” ucapnya.

Menurut Pimpinan Komisi IV DPRD NTB itu, Kabupaten Sumbawa sudah menuai perubahan yang cukup baik. Itu semua, kata dia, tentu tidak lepas dari adanya kolaborasi yang baik dari semua pihak.
Terutama, lanjut pria yang kerap disapa Haji Saat ini, peran dari pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa sendiri.

Tak ditampiknya, Sumbawa dibawah kepemimpinan Husni-Mo (HM Husni Djibril-H Mahmud Abdullah) cukup mampu memberikan sebuah perubahan positif. “Bisa dikatakan sudah cukup baik, dan bukan berarti semuanya sudah baik. Tentu masih ada “PR” yang harus dijadikan perhatian bersama demi perubahan yang signifikan dimasa mendatang,” kata Pimpinan Fraksi Partai NasDem di DPRD NTB tersebut.

Berita Terkait:  Sediakan Banyak Beasiswa, Bang Zul : Saya Tahu Anak NTB Pintar dan Cerdas, Tapi Semua Itu Harus Dikembangkan!

“Nah, “PR” inilah yang menjadi tugas dan perhatian kita bersama, supaya masyarakat sejahtera dan daerah mampu menuai sebuah perubahan yang lebih positif kedepannya,” tambah Haji Saat.

Capaian yang terbilang cukup baik ini, dinilainya, bukan semata hanya peran H M Husni Djibril selaku Bupati saat ini. Melainkan, sambung dia, adalah semua elemen masyarakat, termasuk didalamnya adalah H Mahmud Abdullah selaku Wakil Bupati Sumbawa.

Mengingat era kepemimpinan Husni-Mo akan segera tuntas, dan akan digantikan dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan mampu lebih baik dalam membangun daerah sekaligus mensejahterahkan masyarakat.

“Insya Allah, HUT Kabupaten Sumbawa ke 62 adalah langkah awal Sumbawa Gemilang di tahun ini. Untuk itu, apa yang kita pandang baik, mari terus bersama kita perbaiki. Dan sudah seharusnya kita tingkatkan lagi, agar terus berkelanjutan,” kata Haji Saat.

Ia meyakini di era kepemimpinan Bupati/Wakil Bupati Sumbawa yang baru mampu menggebrak sebuah perubahan untuk Tana Samawa. Disisi lain, ia juga berharap agar pandemi corona virus disease 2019 atau kerap disebut COVID19 ini dapat segera berakhir.

“Semoga pandemi ini segera tuntas, sehingga semuanya dapat berjalan normal seperti sedia kala. Mari kita tetap taati protokol kesehatan dengan menerapkan 3M : tetap menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker,” demikian H Asaat Abdullah.

Sekedar informasi, tujuh kabupaten/kota di NTB melaksanakan pilkada serentak pada 2020 lalu. Kabupaten Sumbawa salah satunya. Khusus Pilkada di Sumbawa, KPU Kabupaten Sumbawa telah menetapkan paslon nomor urut 4, H Mahmud Abdullah dan Dewi Noviani (Mo-Novi) sebagai peraih suara tertinggi dalam Pilkada Sumbawa.

Berita Terkait:  Pengamanan Pemilu 2019, Dandim 1607/Sumbawa : 100 Persen Kita Siap Membackup!

Penetapan ini setelah dilakukannya rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kabupaten di Hotel Sernu, pada Rabu 16 hingga Kamis 17 Desember 2020. Perolehan suara Mo-Novi selisih tipis dengan paslon Jarot-Mokhlis.

Berdasarkan Surat Keputusan KPU Sumbawa nomor 716/HK.03.1-Kpt/5204/02/KPU-Kab/XII/2020, paslon nomor urut 4 H Mahmud Abdullah ?Mo-Novi) meraih 69.683 suara. Disusul Paslon nomor urut 5 H Syarafuddin Jarot-H Mokhlis (Jarot-Mokhlis) dengan 68.801 suara.

Dari perolehan suara ini, Mo-Novi unggul 882 suara dari Jarot-Mokhlis. Kemudian posisi ketiga diraih paslon nomor urut 3, Talifuddin-Sudirman (Talif-Dirman) dengan perolehan 51.169 suara. Posisi keempat paslon nomor urut 1, H M Husni Djibril- H Muhammad Ikhsan (Husni-Ikhsan) dengan perolehan 43.938 suara.

Kemudian yang terakhir adalah paslon nomor urut 2, yaitu Nurdin Ranggabarani yang berpasangan dengan Burhanuddin Jafar Salam (Nur-Salam) hanya mampu memperoleh sebanyak 41.275 suara.
Meski demikian, paslon nomor 4 dan 5 hingga kini masih berproses.

Bahkan, nomor 4 sempat dilaporkan oleh paslon nomor 5 ke Bawaslu terkait adanya dugaan pelanggaran bersifat terstruktur, sistematis dan massif (TSM).
Setelah menjalani proses cukup panjang, akhirnya Bawaslu secara resmi mengeluarkan keputusan hasil persidangan soal TSM tersebut.

Dimana secara keseluruhan, tidak ada satupun dalil dari pihak pelapor yang terbukti bahwa paslon nomor 4 melakukan pelanggaran di Pilkada Sumbawa. Nampak kurang puas, paslon nomor 5 pun menempuh upaya lain. Yakni ke tingkat Mahkamah Konstitusi (MK). Untuk di tingkat MK saat ini prosesnya pun sedang berjalan. Seperti apa dan bagamana hasilnya? Kita tunggu saja bersama!. (red)