Beranda PEMERINTAHAN Hari Raya Idul Fitri, Wabup KSB : Tidak Ada Salam-Salaman!

Hari Raya Idul Fitri, Wabup KSB : Tidak Ada Salam-Salaman!

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA BARAT — Perayaan hari raya idul fitri tentunya diketahui bersama, sangat kental dengan saling berpelukkan dan berjabat tangan untuk bermaaf-maafan satu sama lainnya.

Namun itu semua, nampaknya tidak akan berlaku pada momentum lebaran tahun ini. Itu dikarenakan, situasi dan kondisi saat ini yang tidak memungkinkan setiap warga melakukan kontak (fisik) secara langsung.

Pasalnya, corona virus disease 2019 atau kerap disebut COVID-19 kini sedang merebak. Oleh karenanya, pemerintah pun melakukan berbagai upaya maksimal untuk mencegah penyebaran sekaligus memutus matarantai virus jenis baru tersebut.

Kepada NUSRAMEDIA, sebagaimana diungkapkan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sendiri, masyarakat diminta tidak melakukan kontak fisik secara langsung, yakni bersalaman.

Maka dari itu, lanjut dia, setiap anjuran pemerintah (Menerapkan Protokol COVID-19) menjadi penting untuk dijadikan perhatian bersama, yaitu dalam rangka mewaspadai sekaligus memutus matarantai penyebaran corona virus.

Berita Terkait:  Nah, Petani Diizinkan Tukar Benih Jagung "Bima"

Situasi dan kondisi saat ini, kata Wabup Fud, perlu diwaspadai. Oleh karenanya, ia meminta kepada masyarakat agar benar-benar mengikuti standar prosedur pencegahan penyebaran corona virus.

“Kami minta masyarakat tetap menjaga jarak (physical distancing) tidak boleh ada yang bersentuhan, baik bersalam-salaman atau sejenisnya. Ini demi kebaikan kita bersama,” imbaunya, Jum’at 22 Mei 2020.

Selain menjaga jarak, orang nomor dua di Sumbawa Barat itu, juga meminta kepada seluruh masyarakat KSB, agar tetap menggunakan masker, baik di dalam maupun luar rumah.

Penerapan pola hidup bersih dan sehat saat ini sambung Wabup Fud, sangat penting untuk diterapkan. Antara lainnya sebut dia, meski ditengah pandemi bukan berarti masyarakat tidak harus berolahraga demi menjaga kebugaran tubuh.

Berita Terkait:  Menyangkut Data, OPD Diminta Teliti dan Miliki Perencanaan Matang

Kemudian, pentingnya konsumsi makanan yang sehat demi meningkatkan imunitas (kekebalan) tubuh. Tak hanya itu, masih kata dia, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, adalah salah satu cara lainnya yang dianggap efektif dalam mencegah corona virus.

Lebih jauh, pria yang dikenal ramah dan santun itu mengajak masyarakat untuk dapat disiplin dengan menerapkan setiap anjuran. Kesadaran masing-masing pun, dinilainya, sangat dibutuhkan saat ini. Sehingga dengan kekompakkan bersama, diyakininya maka akan menuai hasil yang baik.

Yaitu seperti apa yang diharapkan bersama, corona virus dapat segera usai tanpa harus ada penambahan pasien baru. Pun pasien positif lainnya dapat segera sembih, sehingga situasi dan kondisi diharapkan segera kembali normal.

“Mari kita jaga jarak dengan menghindari kontak (fisik) secara langsung. Jangan lupa harus tetap gunakan masker, rajinlah mencuci tangan dengan sabun di air yang mebgalir. Intinya, mari kita bersama utamakan atau menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ajak Wabup Fud.

Berita Terkait:  Inilah Isi Rekomendasi DPRD NTB Soal Perubahan Nama Bandara

Mengingat puasa ramadhan tinggal menghitung hari dan akan segera usai, hari kemenangan bagi umat muslim sudah didepan mata, tak lupa, ia mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa sekaligus menyambut hari raya idul fitri tahun ini.

“Selamat berpuasa dan mohon maaf lahir dan bathin. Minal aidin walfaidzin selama hari raya idul fitri 1 syawal 1441 hijriah. Sekali lagi saya ingatkan, mari kita salamannya ‘say hello’ saja atau dengan mengangkat kedua tangan di depan dada dan bisa juga mengucapkan melalui media sosial maupun lewat sms,” demikian Wabup Fud Syaifuddin. (red)