Beranda PEMERINTAHAN Hari Ini Kepala Daerah Terpilih Dilantik

Hari Ini Kepala Daerah Terpilih Dilantik

BERBAGI
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi.

MATARAM — Kepala Diskominfotik Provinsi Nusa Tenggara Barat, I Gede Putu Aryadi mengungkapkan, bahwa sekitar pukul 09.00 Wita pada Jum’at (26/2) hari ini rencananya akan dilakukan pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2020 di NTB.

Hanya saja, dari tujuh kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada 2020 lalu, kemungkinan untuk Kabupaten Sumbawa belum bisa dilakukan pelantikan. Ini dikarenakan masih adanya sengketa Pilkada Sumbawa ditingkat Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sesuai dengan perencanaan, jumlah kepala daerah yang akan dilantik besok (hari ini) kalau kita lihat layout pelantikan ada enam (6) daerah. Termasuk Kabupaten Bima dan Kabupaten Lombok Tengah. Untuk Sumbawa masih proses di MK, mudah-mudahan segera selesai juga,” kata pria yang kerap disapa Gde ini, Kamis (25/2) kemarin.

Berita Terkait:  BPKP NTB Beri Pendampingan OPD Teknis di Lombok Barat

Tepat sekitar pukul 16.00 Wita kemarin, terangnya, dilakukan pula gladi bersih. Sedangkan untuk tempat pelaksanaan pelantikan sendiri, rencananya akan berlangsung di Gedung Graha Bhakti Praja lingkup Kantor Gubernur NTB.

“Besok (pelantikan) dipersiapkan di Graha Bhakti Praja. Pengambilan sumpah/janji langsung dilakukan oleh Gubernur NTB dan dipantau juga oleh pihak Kemendagri. Sebenarnya (pelantikan dilaksanakan) virtual, tapi untuk NTB kita mengusulkan dan diperkenankan tatap muka. Karena menyangkut sejarah ya, kepala daerah terpilih dan jumlahnya juga sedikit,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Isvie Harap Rekomendasi DPRD NTB Segera Ditindak Lanjuti

Mantan Irbanus pada Inspektorat NTB itu juga menegaskan, pelantikan dilakukan secara terbatas dan menerapkan secara ketat protokol kesehatan COVID19. “Jumlah undangan sangat terbatas. Dan yang hadir hanya diberikan 25 undangan saja,” ujarnya.

“Kami juga akan menyiarkan secara live streaming. Untuk forkopimda kabupaten/kota juga akan hadir besok secara virtual. Kemungkinan (mereka mengikuti prosesi pelantikan) terpusat di kantor bupati/walikota masing-masing,” demikian Gde Aryadi. (red)