Beranda PEMERINTAHAN Gubernur Ajukan SK Pemberhentian Sekda ke Presiden, Rosiady Ditawari Posisi Ini…!

Gubernur Ajukan SK Pemberhentian Sekda ke Presiden, Rosiady Ditawari Posisi Ini…!

BERBAGI
Keterangan Foto mulai dari kiri : Sekda NTB, ROsiady Sayuti, Presiden RI Joko Widodo, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Mantan Gubernur NTB dua Periode, M Zainul Majdi.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah mengusulkan pemberhentian Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H Rosiady Sayuti.

Terlebih sebentar lagi genap berusia 58 tahun, yang mana memasuki masa purna tugas sebagai birokrat tepat pada tanggal 8 Juni mendatang.

Selain itu juga, ia sempat menyatakan akan kembali ke Universitas Mataram (UNRAM) bergelut dengan dunia akademik, sehingga masa pensiunnya sebagai ASN bias lebih lama.

Surat pemberhentian Sekda itu dikatakan gubernur NTB, Zulkieflimasnyah disegerakan lantaran karena Unram tidak akan menerima kehadirannya jika lewat dari tanggal 8 Juni statusnya di jabatan struktural masih aktif.

“Kemarin kita sudah ajukan suratnya (pemberhentian),” kata Gubernur Doktor Zul usai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD NTB, Selasa (14/5) di Mataram.

Berita Terkait:  NTB Siap Terima Investor

Menurutnya jika sebelum Juni surat pemberhentian dari presiden belum keluar, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan plt sebelum Pemprov membuat tim Panitia Seleksi itupun dilihat Plt langkah produktif.

Doktor Zul enggan mengomentari terkait tidak diperpanjangnya jabatan Sekda. Namun yang pasti kata dia untuk mengangkat Sekda melalui tim Pansel harus menunggu surat dari Presiden terlebih dahulu. “Nanti kita lihat untuk buat Panselnya kalau sudah ada surat dari Presiden,” tuturnya.

Meski jabatan sebagai Sekda akan berakhir namun gubernur sendiri juga menawarkan Sekda menempati posisi salah satu komisiaris utama BUMD yaitu Bank NTB Syariah yang saat ini diduduki oleh mantan Sekda sebelumnya, M Nur yang mana jabatan itu juga akan berakhir.

Berita Terkait:  Dinilai Tim PPD, Pemda Sumbawa Sampaikan Capaian Daerah

Jabatan komisaris kata Gubernur boleh saja mengingat Rosyiadi di Unram sebagai dosen biasa atau tidak menduduki posisi tinggi dalam birokrasi kampus.

“Selama masih ada peluang nggak masalah duduk di komisaris, dia kan bukan jadi Rektor,” ujarnya.

Disinggung siapa yang akan duduk sebagai Sekda, Gubernur mengatakan semua prosesnya nanti akan ditentukan oleh tim Pansel hingga mengahasilkan tiga nama besar selanjutnya satu nama akan dipilih oleh gubernur untuk diajukan ke Presiden.

“Nanti pansel tentukan tiga nama besar yang ikut dan gubernur memilih salah satunya itu,” ungkapanya.

Berita Terkait:  Diminta Bekerja Maksimal, Ini Kata Kepala Bappeda dan Kadis Dikbud yang Baru!

Sekedar informasi, masa jabatan Sekda NTB, Rosyiadi Sayuti akan segera berakhir. Sekda akan genap berusia 58 tahun atau memasuki masa purna tugas sebagai birokrat tanggal 8 Juni mendatang.

Rosiady dilantik oleh gubernur NTB, M Zainul Majdi pada 1 Juni 2016 lalu. Sebelumnya Kepala BKD NTB, Fathurrahman mengatkan kemungkinan gubernur akan mengangkat Pelaksana Tugas (Ptl) yang nantinya akan diusulkan gubernur kepada mendagri.

Dalam kontek keadaan seperti ini biasanya jika belum ada Tim Pansel maka Plt akan menjadi langkah yang akan dilakukan gubernur. “Nanti diusulkan ke Kemendagri dan diambil dari pejabat Pemprov,” demikian Fathurrahman. (NM1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here