Beranda PEMERINTAHAN DPRD NTB Setujui Dua Raperda

DPRD NTB Setujui Dua Raperda

BERBAGI

MATARAM — DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Paripurna, Senin (31/5) di Mataram. Dikesempatan ini, dua rancangan peraturan daerah (raperda) disetujui oleh dewan.

Adapun dua raperda ini, yakni raperda tentang usaha budidaya dan kemitraan perkebunan tembakau virginia. Kemudian, raperda tentang penjaminan keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan.

Mewakili Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah dalam sambutannya, berharap dua raperda itu dapat memberikan manfaat kepasa masyarakat NTB.

Terutama dalam perlindungan hukum yang mampu menjamin kedudukan para pelaku usaha tembakau di Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Melihat pentingnya keberadaan perda ini, benar-benar dapat berfungsi untuk mengatur jalannya pembangunan NTN kearah kemajuan,” kata Wagub.

“Serta mampu memberikan manfaat yang besar bagi pencapaian kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera,” imbuh orang nomor dua di NTB itu pada Rapat Paripurna ke-4 masa persidangan II tahun 2021.

Berita Terkait:  Hadapi Pandemi dengan Menggali Potensi Ekonomi Daerah

Selain itu, kata Wagub, raperda tentang usaha budidaya dan kemitraan perkebunan tembakau virginia mampu menghadirkan rasa keadilan bagi para petani tembakau.

Begitupun dengan raperda tentang penjaminan keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan, dapat melindungi masyarakat dari konsumsi pangan yang aman, halal, bermutu, dan bergizi seimbang.

Termasuk pula sebagai jaminan pemasaran pangan produksi lokal di daerah. Wagub juga memberikan apresiasi kepada pihak dewan yang tergabung dalam pansus atas ide/gagasan dan pemikirannya.

“Semangat dan sinergi serta komitmen yang luar biasa dalam ikhtiar membangun NTB, harus terus kita jaga dan terus dibangun kedepan,” harapnya

“Tentunya sesuai dengan tupoksi serta amanah yang ada di pundak kita masing-masing,” demikian Wakil Gubernur NTB menambahkan.

Berita Terkait:  Pemkab Segera Lakukan Penilaian Lahan Pengganti BBU Sering

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda dua raperda itu merupakan prakarsa DPRD NTB dan Gubernur NTB. Akhirnya disetujui untuk diundangkan.

“Kita semua berharap setiap produk yang telah diundangkan, kedepan dapat melindungi dan memberikan kepastian hukum bagi kesejahteraan masyarakat NTB,” ucapnya singkat.

Kemudian, Sudirsah Sujanto mewakili Pansus I DPRD NTB dalam laporannya menyampaikan bahwa raperda tentang Penjaminan keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan ini menegaskan bahwa Pemda NTB berkewajiban melakukan pengaturan dalam bentuk perda untuk menjamin keamanan pangan untuk masyarakat.

“Tentunya memberikan perlindungan kepada masyarakat dari resiko gangguan kesehatan dan meningkatkan daya saing dan perluasan akses pasar produk daerah di NTB,” jelasnya

Berita Terkait:  Cuaca Mendung dan Gerimis, Tak Halangi Hj Rohmi Pantau Ibadah Natal

Sedangkan H Haerul Warisin mewakili Pansus II DPRD NTB menyampaikan raperda tentang perubahan atas Perda nomor 4 tahun 2006 tentang usaha budidaya dan kemitraan perkebunan tembakau virginia menegaskan bahwa dalam rangka penyempurnaan penyusunan.

Supaya, kata dia, dicantumkan aturan tentang adanya penyiapan dan edukasi sejak awal supaya petani dapat melakukan rencana penanaman tembakau secara rasional dan menentukan resiko bisnis sejak awal.

“Selain itu, perlu pula diatur tentang tanggungjawab fasilitasi dan pembinaan bagi petani agar sejak awal, memiliki komoditi andalan lainnya untuk diusahakan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi, Sekda NTB, Kepala Pengadilan Tinggi, Kepala Kejari, Perwakilan Danrem, Danlanad, Danlanad, Polda NTB Kepala OPD lingkup Pemprov, Ketua KI, KPID NTB dan Insan Pers. (red)