Beranda PEMERINTAHAN Doktor Zul Ingin Pimpinan Birokrasi yang Rendah Hati

Doktor Zul Ingin Pimpinan Birokrasi yang Rendah Hati

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Pemerintah Provinsi NTB menerapkan cara baru dalam menyaring pejabat-pejabat dalam birokrasi di NTB ini. Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengatakan pimpinan-pimpinan di birokrasi perlu mengadopsi nilai-nilai baru tersebut.

“Ada nilai baru yang ingin kita tanamkan, siapapun yang ingin jadi pemimpin di era kita ini bukan orang yang ingin dihormati berlebihan, bukan orang yang ingin mendapatkan fee dari proyek yang lebih besar,” tegas Gubernur saat melakukan pembinaan ASN di Kantor Dispora Provinsi NTB, Rabu (8/7) kemarin.

Pemimpin yang diinginkan, lanjutnya, adalah pemimpin atau pejabat yang memiliki kerendahan hati untuk berkorban lebih banyak demi mewujudkan NTB yang Gemilang. Hal ini dilakukan untuk menghindari persaingan yang tidak sehat di antara ASN.

Berita Terkait:  Pemda Mulai Bayar Ganti Rugi Jalan Lingkar Alas

Selain itu, Gubernur yang kerap disapa Doktor Zul itu menuturkan bahwa netralitas ASN juga menjadi perhatian penting, mengingat netralitas tersebut juga berpengaruh terhadap kinerja ASN.

“Orang yang baik dan pintar di NTB ini tidak bisa menemukan posisi yang pas karena ketika Pilkada dia tidak netral. Ini yang menjadi masalah kita, jadi ASN netral itu penting,” terangnya.

Oleh karena itu, Doktor Zul mencoba mengubah pola tersebut agar birokrasi dapat berjalan dengan lancar dan tepat agar cita-cita NTB Gemilang dapat terwujud.

Berita Terkait:  Dilantik Jadi Kabag Bantuan Hukum, Lalu Rudy Gunawan Diminta Atensi Masalah Kehutanan

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menambahkan bahwa pemimpin-pemimpin di birokrasi diharapkan dapat memberikan contoh baik kepada bawahannya.

Yakni selalu humanis dan tidak melupakan silaturahmi antara atasan dan bawahan untuk meningkatkan kekompakan.

“Alangkah baiknya jika di lingkungan tempat kerja kita jadi nyaman dan menyenangkan, penuh kekeluargaan, sehinggah seperti rumah kedua buat kita semua,” tuturnya.

Doktor Zul mengatakan bahwa sudah saatnya pemimpin belajar menjadi manusia. Ia berharap, kedatangannya ini menjadi contoh untuk para pemimpin yang ada di birokrasi dalam mengelola organisasi dengan cara silaturahmi rutin seperti ini.

Berita Terkait:  Doktor Zul Silahturahmi dengan Masyarakat Ambalawi

“Kata orang bijak, manusia bisa terbang karena belajar dari burung, bisa berenang karena belajar dari ikan. Sudah saatnya kita belajar jadi manusia, cukup dengan salam dan senyuman,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ungkapan serupa juga disampaikan orang nomor satu di NTB itu pada saat melanjutkan pembinaan ASN di Dinas P3AP2KB Provinsi NTB. (red)