Beranda PEMERINTAHAN DKP Akan Benahi Fasilitas TPI 

DKP Akan Benahi Fasilitas TPI 

BERBAGI
Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap DKP Kabupaten Sumbawa Burhanuddin, S.IP. (Foto : Teja)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Dalam mengoptimalkan fungsi Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa akan berupaya untuk membenahi fasilitas TPI yang ada.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap DKP Kabupaten Sumbawa Burhanuddin, mengatakan, pembenahan itu dilakukan, mengingat beberapa gedung TPI yang ada, dalam kondisi rusak.

Sejumlah TPI yang dimaksud, diantaranya TPI Labuhan Bua, Desa Pukat Utan, Labuhan Mapin, Labuhan Terata,   Labuan Jambu, termasuk salah satunya, TPI Tanjung Pengamas Pantai Goa.

Berita Terkait:  Ahyar Lantik Delapan Pejabat Eselon II

“Kemarin kita turun ke TPI Labuhan Bua. Ada beberapa yang harus kita perbaiki. Terutama tiang penyangga untuk dermaga yang sudah rusak dan bolong. Begitu juga dengan beberapa lantai juga sudah mulai rusak,”  jelasnya.

Karenanya, terhadap sejulah TPI tersebut, DKP menargetkan pembenahan bisa dilakukan pada tahun 2020 mendatang. “Insya Allah, mungkin tahun 2020 kita rencananya. Yang sekarang memang semua perlu untuk rehab pembangunan-pembangunan supaya maksima,” ujarnya.

Untuk tahun ini ungkap Burhan, DKP juga akan membangun TPI, dari dana aspirasi DPR.

Berita Terkait:  Diskop UKM NTB Tegaskan Pemberdayaan UKM Tidak Lalui Calo

“Ada sekitar Rp. 95 juta. Kita juga menyambung listrik ada Rp.  100 juta di Labuhan Bua. Sementara di TPI yang lain kita menunggu anggaran yang ada di Sumbawa. Sekarang karena ada keterbatasan anggaran kita di Sumbawa,” akunya.

Untuk menyisiasati APBD yang minim, pihaknya juga telah berupaya mencari opsi lain untuk memantapkan fasilitas  TPI serta semua prasarana lainnya.  Salah satu upaya yang ditempuh, dengan mengajukan profosal ke Kementerian Desa dan KKP.

Berita Terkait:  Pastikan Pencairan Dana Lancar, Jokowi Berkunjung di Bumi NTB

“Sudah ditandatangani Bupati tinggal dikirimkan. Untuk perbaikan semua sarana yang ada di Sumbawa ini. Termasuk untuk bantuan dari pusat. Saya usulkan sekitar Rp.74 miliar ke pusat. mudah-mudahan ada respon dari sana,” bebernya. (NM3)