Beranda PEMERINTAHAN Disdukcapil Intensifkan Jemput Bola dan Pelayanan Malam

Disdukcapil Intensifkan Jemput Bola dan Pelayanan Malam

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa kembali mengintensifkan kegiatan jemput bola dan pelayanan malam dalam  melakukan perekaman E-KTP.

Hal ini guna memastikan masyarakat memiliki E-KTP dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) pada April 2019 mendatang.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Zulqifli menyampaikan, pihaknya terus melakukan jemput bola di kecamatan-kecamatan untuk perekaman E-KTP.

Terutama di kecamatan yang warganya masih banyak belum melakukan perekaman. Begitupula di kelurahan yang berada di Kecamatan Sumbawa, pihaknya akan kembali menerapkan pelayanan di hari libur yakni setiap malam Sabtu dan Minggu.

Berita Terkait:  Penjelasan Bupati Terhadap 4 Raperda

“Kita coba rubah lagi strategi. Kita coba undang lagi untuk kelurahan yang ada di Sumbawa untuk melakukan perekaman. Pelayanan dilakukan malam hari di hari libur. Selain itu jemput bola di kecamatan juga sedang berjalan. Selanjutnya di empat kecamatan lain juga kita intensifkan perekaman lagi, seperti Lunyuk, Labangka, Maronge, dan Plampang,” ujarnya Jum’at (22/3).

Diungkapkannya,  sementara ini pihaknya belum mendapatkan data terbaru mengenai capaian perekaman yang dilakukan dari pemerintah pusat.

Pihaknya baru mendapatkan data triwulan pertama di tahun 2018 lalu yakni sebanyak 11.159 jiwa yang belum merekam atau sekitar 3,01 persen.

Berita Terkait:  Estimasi JCH Sumbawa yang Berangkat Haji Tahun 2019

Meskipun demikian, jumlah tersebut dipastikan sudah jauh berkurang. Karena selain pelayanan rutin di kabupaten, pihaknya juga gencar melakukan jemput bola di kecamatan.

Diperkirakan, jumlah yang belum merekam saat ini berkisar antara 1.000 atau 2.000 orang.

“Untuk data terbaru belum ada kepastian dari pusat. Terakhir data triwulan 1  per 30 Juni 2018 sekitar 3,01 persen. Kalau data triwulan 2 sampai sekarang belum kami terima.  Gambarannya dari hitungan kita sekitar 1.000 yang belum merekam. Karena dari bulan Juli lalu sampai sekarang kita terus melakukan pelayanan,” terang H. Zul.

Berita Terkait:  Pemda KLU Apel Siaga Implementasi Perda PPM

Diakuinya, dalam melakukan pelayanan terutama jemput bola,  pihaknya masih terkendala kehadiran dari masyarakat di lokasi pelayanan.

Padahal sebelumnya pihaknya juga tetyap berkoordinasi dengan pihak kecamatan maupun kelurahan.

Untuk itu, diharapkan kerjasama semua pihak dan masyarakat untuk mau mendatangi lokasi pelayanan yang sudah ditentukan.

“Kemungkinan memang mereka tidak menganggap penting (perekaman). Karena pada kenyataannya ada sedikit sekali yang mendatangi tempat pelayanan. Memang ini yang menjadi tantangan kita,” tandasnya. (NM3)