Beranda PEMERINTAHAN Dari 32 OPD, Baru 13 yang Serahkan Daftar Paket ke LPBJP

Dari 32 OPD, Baru 13 yang Serahkan Daftar Paket ke LPBJP

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Hingga saat ini baru ada belasan OPD yang telah menyerahkan daftar paket tahun 2019 kepada Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LPBJP) Setda Sumbawa.

Padahal, LPBJP beharap seluruh OPD bisa memberikan daftar tersebut sampai waktu yang telah ditentukan yakni 14 Februari 2019.

Kabag LPBJP Setda Sumbawa Pipin Shakti Bitongo yang ditemui wartawan di Ruang Kerjanya mengungkapkan, dari 32 OPD yang ada termasuk RSUD dan Sekretariat Korpri, baru 13 OPD saja yang telah menyerahkan daftar paket 2019.

Berita Terkait:  Lim Rui Kwang : Terimakasih Pemerintah Indonesia dan Provinsi NTB!

Daftar tersebut diharap dapat dimasukkan segera, agar bisa diketahui berapa jumlah paket yang akan ditender, di swakelola, maupun PL, termasuk mengetahui berapa jumlah pagu yang dianggarkan dalam paket yang akan dilaksanakan tiap OPD.

“Dari 13 ini yang sudah masuk itu, untuk tender sekitar 33 paket, ada juga beberapa yang swakelola,” terangnya beberapa waktu lalu, tanpa menyebutkan OPD mana saja yang sudah menyerahkan daftar paket.

Hasil koordinasi dan komunikasi yang dilakukan dengan tiap OPD, ternyata diketahui alasan keterlambatan penyerahan daftar tersebut yakni lantaran masih ada OPD yang mengukuti musrenbang di Kecamatan, juga ada beberapa pejabat yang masih berada tugas dinas di luar daerah.

Berita Terkait:  Atasi Banjir Empang, Hulu Sungai Dihijaukan

Terhadap hal itu, pihaknya pun mengambil inisiatif untuk melakukan jemput bola ke tiap OPD. Agar daftar paket tersebut dapat segera diperoleh.

“Yang memang ada kendala-kendala di OPD. Tapi kami juga tetap jemput bola, tiap hari kami minta ke OPD,” jelasnya

Pihaknya pun berharap agar OPD lain dapat segera menyerahkan daftar paket. Supaya pokja yang ada di Bagian LPBJP dapat segera bekerja, membuat jadwal maupun rekapitulasi, untuk mengatur agar tidak terjadi kesalahan dalam tiap paket.

Berita Terkait:  Wagub Sambut Baik Kerjasama Pendidikan NTB dengan China

“Kami juga perlu membuat jadwal. Karena keterbatasan pokja yang hanya 12 orang. Dengan adanya data ini nanti kita akan membuat jadwal, supaya kita bisa atur. Kita butuh kerjasama dari semua stake holder,” pungkasnya. (NM3)