Beranda PEMERINTAHAN Cegah Kecurangan! SKD CPNS Diperketat, Perserta Diperiksa dengan “Metal Detector”

Cegah Kecurangan! SKD CPNS Diperketat, Perserta Diperiksa dengan “Metal Detector”

BERBAGI
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, H Fathurahman saat meninjau kesiapan ruangan untuk peserta test, Selasa 30 Oktober 2018 di Mataram. (Foto : Bobby Maramis)

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Nampaknya peserta yang ingin berbuat curang pada saat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assited Test harus berfikir lagi lebih keras.

Pasalnya, sejumlah pengaman maupun pengawasan dalam pelaksanaan SKD CPNS 2018 dengan sistem CAT ini khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB) diperketat.

Bayangkan saja, dari sebelum hingga memasuki ruangan pelaksanaan tes ada sejumlah jaring pemeriksaan yang harus dilalui peserta test test nantinya.

Tahapan itu seperti diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, H Fathurahman, sebelum memasuki ruangan peserta harus menitipkan barang bawaan ataupun tas.

Berita Terkait:  Realisasikan Program KLU Sehat, Seluruh OPD Diminta Intens Berkoordinasi

Setelah itu, tahap pemeriksaan dengan menggunakan metal detector maupun manual. Peserta juga diharuskan registrasi untuk mendapatkan PIN yang digunakan login pada aplikasi CAT.

“Jadi seperti barang bawaan ataupun tas harus dititip dulu tidak boleh dibawa masuk dalam ruangan. Peserta juga akan diperiksa dengan metal detector. Bisa dikatakan hampir tidak ada celah untuk berbuat curang,” kata Fathurahman kepada www.nusramedia.com, Selasa 30 Oktober 2018 di Mataram.

Untuk didalam ruangan saja kembali dilanjutkan Kepala BKD NTB, tiap sudah ruangan telah disediakan camera pemantau (CCTV). Tak hanya itu, peserta juga akan diawasi oleh tiga orang utusan dari BKN.

Berita Terkait:  TGB Instruksikan Sarana Umum Segera Diperbaiki

“Ada empat CCTV diruangan test. Nah, ditambah lagi tiga petugas meliputi server, pengawas dan pemantau dari BKN,” jelasnya.

“Dalam hal pengamanan nanti, kami juga bekerjasama dengan pihak Medis, Aparat Kepolisian termasuk Satpol PP dan lainnya,” imbuh Fathurahman.

Mengenai persiapan menjelang pelaksanaan test sendiri, saat ini pihaknya telah melakukan persiapan baik dari segi ruangan test untuk peserta, lokasi pengumpulan peserta, hingga kesiapan computer maupun lampu saat mendadak mati.

“Semua sedang kita persiapkan dan semuanya sedikit lagi tuntas. Kalau masalah computer semuanya sudah ready, ada 100 komputer kita siapkan dan 10 unit jadi cadangan. Intinya sudah aman tinggal di mantapkan saja,” demikian Fathurahman. (NM1)

Berita Terkait:  Samsat Kapal Perikanan Pulau Sumbawa Diresmikan