Beranda PEMERINTAHAN Berperan Aktif Bantu NTB, Doktor Zul Apresiasi Tim ACT

Berperan Aktif Bantu NTB, Doktor Zul Apresiasi Tim ACT

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM —
Gubernur NTB H. Zulkieflimasyah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang telah menjadi bagian dalam penanganan korban gempa di Lombok dan Sumbawa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB dalam acara Seminar Nasional dengan tema “Memotret potensi gempa lanjutan dan upaya mitigasi bencana di Lombok” tepatnya di Hotel Aston, Mataram pada Jumat 28 September 2018.

Dihadapan para peserta seminar, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini telah hadir teknologi yang sangat canggih untuk mengetahui bencana sebelum terjadi.

Berita Terkait:  Tahun 2021, Pendapatan NTB Direncanakan Rp 5,4 Triliun Lebih

“Semoga kedepan kita mampu mengantisipasi dan menyiapkan segala sesuatu lebih baik dalam menghadapi bencana,” harapnya.

Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu juga berharap, dimana seminar ini menjadi salah satu upaya nyata sebagai ikhtiar bersama melakukan mitigasi untuk mengantisipasi persoalan bencana.

Dengan demikian kata dia, kesiapsiagaan dapat terbangun dan  berbagai dampak dari terjadinya bencana dapat diminimalisir.

Selain itu pula lanjutnya, seminar ini juga akan menjadi upaya untuk melatih mental masyakat di NTB, sehingga kedepan mental akan siap ketika bencana itu terjadi.

Berita Terkait:  Sekda Lantik Lima Pejabat Lingkup Pemprov NTB

Sementara itu, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bapak Ahyudin mengaku bangga telah menjadi bagian dari kebangkitan Lombok Sumbawa pasca gempa bumi.

Ia meminta masyarakat NTB untuk dapat mengambil hikmah dari peristiwa gempa bumi beberapa waktu lalu. Pihaknya meyakini dalam waktu tidak lama NTB akan menunjukkan wajah barunya kembali.

“Walaupun bencana tapi dengan itu, kini nama NTB menjadi mendunia,” ujarnya.

Dihadapan Gubernur dan peserta seminar, Ahyudin menegaskan ACT akan tetap menjadi bagian dari proses pemulihan di NTB hingga betul-betul tuntas.

Berita Terkait:  Duduk Bersama Tuntaskan Masalah Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika

“Jangan berprasangka buruk dengan bencana, karena apapun yang datangnya dari Allah ujungnya adalah kebaikan, dan itu merupakan energi buat kita,” demikian Ahyudin. (NM1)