Beranda PEMERINTAHAN Bangun RIKO, Bupati Letakkan Batu Pertama di Desa Senaru dan Akar Akar

Bangun RIKO, Bupati Letakkan Batu Pertama di Desa Senaru dan Akar Akar

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara secara marathon melakukan pembangunan rumah warga terdampak gempa bumi.

Hal itu ditandai dengan acara peletakkan batu pertama pembangunan Rumah Instan Konvensional (RIKO) oleh Bupati Lombok Utara, Dr H Najmul Akhyar di Dusun Magling dan Dusun Tanjung wilayah Kecamatan Bayan, kemarin.

Turut hadir, diantaranya Anggota DPRD KLU Kardi A.Ma, Kepala BPBD KLU Iwan Maret A, Camat Bayan Intiha, Kepala Desa Akar Akar Akarman, Pjs. Kades Senaru Lalu Wira Sakti, Fasilitator Pendamping Rekompak PUPR beserta warga penerima bantuan stimulan.

Berita Terkait:  Lampu Hijau Nih! NTB dan Kujawsko-Pomorskie Bakal Jalin Kerjasama

Dalam laporannya Camat Bayan Intiha menjelaskan, jumlah rumah yang diresmikan di Kecamatan Bayan ini sebanyak 1.224 unit untuk empat desa yakni Desa Senaru, Desa Anyar,  Desa Akar Akar dan Desa Mumbul Sari. Dari jumlah tersebut, 339 unit di Desa Senaru dan 524 unit dibangun di Desa Akar Akar.

Diakhir laporannya, Camat Intiha menjelaskan bahwa tim dari kecamatan turun perdesa bertemu langsung dengan fasilitator pendamping dari REKOMPAK dan Kelompok Masyarakat (Pokmas) penerima bantuan perbaikan rumah dan terus memotivasi masyarakat untuk segera membentuk Pokmas.

Berita Terkait:  Bang Najam Ditunjuk Jadi Ketua Forum Humaspro Provinsi NTB

Dikesempatan yang sama, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar mengaku bahagia lantaran progres dari pembangunan rumah dari setiap minggunya terus bertambah.

“Dulu kita meletakkan batu pertama rumah warga hanya 20 sampai 30 rumah, tapi sekarang sudah mencapai ratusan unit. Alhamdulillah, percepatan pembangunannya terus berlangsung,” tutur bupati.

Bupati juga mengajak camat, kades, kadus, fasilitator pendamping bisa terus bekerja sama membantu masyarakat hingga mempunyai tempat tinggal. Lebih lanjut ditegaskannya, semua pihak secepatnya bisa merealisasikan pembangunan rumah warga.

Berita Terkait:  Penyelesaian Lahan di Sirkuit Mandalika Terus Berproses

“Untuk warga masyarakat yang di pinggir jalan, tolong jangan membangun terlalu pinggir, karena jangka panjang pasti ada pelebaran jalan. Begitu juga sarana yang ada di kampung, tolong dibuatkan gang supaya minimal ambulans bisa masuk,” imbau bupati pada akhir sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama secara resmi oleh Bupati Najmul dan hadirin, disaksikan warga. Pembangunan rumah bantuan stimulan perbaikan rumah warga terdampak gempa bumi, kian nyata dan terealisasi dari waktu ke waktu. (NM1)