Beranda HEADLINE APBD NTB 2020 Ditetapkan Rp 5,6 Triliun

APBD NTB 2020 Ditetapkan Rp 5,6 Triliun

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Paripurna pada Kamis 29 Agustus 2019 di Mataram.

Sidang paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD setempat dihadiri Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah dan dipimpin langsung oleh Hj Baiq Isvie Rupaedah selaku Ketua DPRD NTB.

Setelah melalui proses cukup panjang, DPRD NTB akhirnya menetapkan Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) NTB sebesar Rp 5,6 triliun lebih.

Dikesempatan itu, H Muzihir selaku Juru Bicara Badang Anggaran (Banggar) DPRD NTB menegaskan, bahwa pihaknya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati akan postur RAPBD tahun anggaran 2020.

Pendapatan kata dia ditargetkan sebesar Rp 5,6 triliun lebih yang meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp1,8 triliun lebih.

Selanjutnya, dana perimbangan ditargetkan Rp 3,7 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp 57,149 miliar lebih.

Berita Terkait:  Peduli, Rp 470 Juta dari APEKSI untuk Mataram

Adapun belanja Provinsi NTB ditargetkan sebesar Rp 5,7 triliun lebih. Yaitu terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 3,2 triliun lebih.

Sedangkan belanja langsung sebesar Rp 2,4 triliun lebih. Kendati demikian, terdapat defisit anggaran mencapai Rp 45,2 miliar.

“Defisit pada APBD tahun anggaran 2020 yaitu sebesar Rp 45,2 miliar,” kata Anggota DPRD NTB jebolan Dapil Kota Mataram yang kembali terpilih untuk periode 2019-2024 ini.

Lebih lanjut, sedangkan untuk pembiayaan daerah pada APBD 2020 yang terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 55,3 miliar. Pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp10,1 miliar, sehingga pembiayaan neto sebesar Rp 45,2 miliar.

Dengan postur tersebut, dituangkan
untuk membiayai program dan kegiatan sesuai urusan dalam bidang-bidang.

Berita Terkait:  PPPK Masih Belum Bisa Menerima Gaji

Yakni bidang pembangunan ekonomi sebesar Rp 2,440 triliun lebih yang akan dibelanjakan untuk program unggulan antara lain melawan kemiskinan dari desa, koperasi aktif, UMKM bersaing, NTB ramah investasi, kampung unggas, kawasan rumah pangan lestari, desa wisata dan program unggulan lainnya.

Selain itu, bidang pembangunan infrastruktur sebesar Rp1,140 triliun yang akan dibelanjakan untuk program unggulan, di antaranya percepatan jalan mantap, irigasi cukup, desa tangguh bencana, dan program unggulan lainnya.

Bidang pembangunan sosial dan budaya sebesar Rp2,135 triliun yang akan dibelanjakan untuk program unggulan, antara lain revitalisasi posyandu, re-enginering SMK, jamban keluarga, air bersih untuk semua, dan program unggulan lainnya.

“Atas postur dan distribusi anggaran pada masing-masing urusan sesuai program dan kegiatan itu, Banggar DPRD NTB menyetujui RAPBD tahun 2020 untuk dituangkan dalam berita acara persetujuan bersama antara pimpinan DPRD dengan Gubernur NTB,” demikian H Muzihir.

Berita Terkait:  Juniardi Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas PDAM Batulanteh

Masih dikesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, memberikan apresiasi kepada pihak terkait dan mengaku bersyukur atas ditetapkannya APBD NTB 2020.

Pasalnya, pembahasan RAPBD 2020 telah melalui dinamika yang sangat menyita perhatian, konsentrasi, serta tenaga dan waktu.

“Alhamdulillah, semua ikhtiar telah dapat kita rangkum dan rumuskan dalam satu pandangan dan komitmen yang sama, yaitu bagaimana meyakinkan dan memastikan RAPBD yang telah kita bahas, rumuskan dan tetapkan ini dapat menjadi APBD yang aspiratif, responsif dan akseleratif,” ungkap Hj Rohmi.

“Semoga semangat kebersamaan yang selama ini kita bangun, mampu menjadi energi positif untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab untuk pencapaian pembangunan NTB Gemilang tahun 2020,” demikian Wagub menambahkan. (NM1)