Beranda PEMERINTAHAN Ahyar Lantik Lima Pejabat Eselon II

Ahyar Lantik Lima Pejabat Eselon II

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Wali Kota Mataram, Ahyar Abduh melantik lima orang pejabat eselon II baru pada Jum’at (15/2) lalu tepatnya di ruang kenari Kantor Walikota setempat.

Pelantikan yang dilaksanakan itu, berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan pantia seleksi (Pansel).

Adapun kelima orang yang dilantik dan diambil sumpahnya ini, yaitu H. Syaekhul Islam yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Bina Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram dengan jabatan baru selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Berita Terkait:  Penjelasan Gubernur NTB Terhadap Tiga Buah Raperda

Kemudian, H. Lalu Fatwir Uzali yang sebelumnya seorang guru menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram.

Mansur yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Setda Kota Mataram mengemban jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.

I Nyoman Suwandiasa yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Mataram dengan jabatan baru Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Sementara Lalu Johari yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM dengan jabatan baru sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Mataram.

Berita Terkait:  NTB Atur Strategi Atasi Dampak Sosial dan Ekonomi COVID-19 

Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan kelima orang pejabat struktural, Wali Kota Mataram mengucapkan terimakasih kepada jajaran Tim Pansel yang telah bekerja keras dalam rangka menemukan kandidat terbaik dari seluruh kandidat pejabat struktural yang mendaftar untuk mendapatkan promosi jabatan.

Singkatnya tanpa mau memberikan sambutan, Wali Kota hanya pesan agar seluruh pejabat struktural yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh sesuai bidang tugas masing-masing serta sejalan dengan pakta integritas yang juga telah ditandatangani.

Berita Terkait:  Stageof Mataram Silaturahmi ke Gubernur NTB

“Tidak ada sambutan, pokoknya bekerja yang baik saja,” tutup Ahyar Abduh. (NM1)