Beranda PEMERINTAHAN Agar Tak Lagi Lemot dan Boros, NTB Bakal Terapkan E-Office SIMAYA

Agar Tak Lagi Lemot dan Boros, NTB Bakal Terapkan E-Office SIMAYA

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Tata kelola administrasi Pemeritahan di seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan menggunakan sistem elektronik “e-office Simaya”.

“Aplikasi itu akan diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2019 bersamaan dengan penerapan aplikasi e-kinerja yang berbasis balance scorecard,” ungkap Plt. Kepala Diskominfotik NTB, I Gde Putu Aryadi di Mataram.

Sebelumnya telah dilakukan workshop dan bimbingan teknis penggunaan Aplikasi e-office Simaya kepada para Kepala Tata Usaha dan Sekretaris Perangkat Daerah, di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB.

Dimana bertujuan untuk efisiensi, sekaligus keterbukaan dan memperlancar layanan public. Kedepan kata Aryadi, birokrasi pemerintahan tidak boleh lagi lemot dan boros.

“Tidak boleh lagi hanya berkutat pada masalah administrasi yang berbelit-belit, hanya menunggu dan pasif. Tetapi dengan aplikasi e-office Simaya, maka para pimpinan OPD dapat memantau dan mengendalikan setiap surat atau proses layanan administrasi  yang sedang berlangsung di instansinya,” tuturnya.

Berita Terkait:  Tujuh Kabupaten di NTB Terbebas dari Status Daerah Tertinggal

“Mulai dari tahapan konsep, kemudian verifikasi oleh pejabat terkait secara berjenjang, hingga kepada alur kemana surat itu didistribusikan. Itu cukup dilakukan lewat sistem atau android, meski pejabat tersebut sedang bertugas di luar kantor,” tambah mantan Irbansus Inspektorat Provinsi NTB ini.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan selain untuk menjamin akuntabilitas dan kecepatan layanan, penggjnaaan aplikasi e-ofice Simaya itu dihajatkannnya sebagai salah satu cara yang efektif untuk mengurangi jumlah dokumen atau penggunaan kertas (paperless) guna mendukung program NTB bebas sampah ( NTB Zero Waste).

Berita Terkait:  Dihadapan Ribuan Wakil Rakyat, Hj Rohmi : NTB Sudah Bangkit dan Pulih!

Sementara itu sebelumnya, Asisten Pembangunan dan perekonomian Setda NTB Ridwansyah saat membuka acara workshop tersebut menegaskan penggunaan cara-cara lama atau manual,  itu sudah harus ditinggalkan.

Salah satu contohnya kata pria yang akrab disapa Dae Iwan ini yaitu dengan aplikasi simaya ini. Sehingga diharapkan ASN nantinya tidak lagi ribet dalam mengurus surat atau tata kelola administrasi.

“Surat yang menumpuk di meja bapak dan ibu nantinya akan dganti dengan sistem elektronik atau yang biasa kita kenal dalam bentuk file,” tuturnya.

“Banyak faktor yang menguntungkan kenapa kita harus beralih menggunakan sisitem elektronik, Yakni efisiensi dalam bentuk kertas dan anggaran,” imbuh Dae Iwan.

Berita Terkait:  Antisipasi Simpang Siur Informasi, NTB Siapkan Corona Crisis Center

Bahkan bukan mustahil, dimasa mendatang jumlah pegawai yang mengurus administrasi juga dapat dikurangi. Dan mereka bisa ditempatkan pada unit-unit layanan publik yang lebih produktif.

Dijelaskannya bahwa e-kinerja adalah aplikasi yang berbasis balance scorecard yang akan memudahkan pimpinan daerah dalam memantau kinerja-kinerja setiap OPD provinsi NTB.

“Tentu saja Simaya terorganisir dalam e-kinerja ini dan memudahkan pimpinan daerah,” tegasnya

Untuk itu, ia mengapresiasi workshop sebagai sebuah semangat kerja bersama dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja.

“Aplikasi-aplikasi seperti ini sangat membantu para pimpinan untuk dapat melihat secara real tim. Maka ketika progressnya tidak tercapai, tentu pimpinan akan mendorong OPD terkait,” demikian Dae Iwan. (NM1)