Beranda PEMERINTAHAN 251 CPNS di Lotara Terima SK Pengangkatan

251 CPNS di Lotara Terima SK Pengangkatan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA – Sebanyak 251 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Daerah Lombok Utara (Disingkat Lotara, Red) menerima Surat Keputusan (SK) Bupati tentang pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2018.

Acara penyerahan itu berlangsung tepatnya di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, dan dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah KLU Drs. H. Suardi, MH., Asisten II Setda KLU Ir. Hermanto, Asisten III Setda KLU, Para Kepala OPD lingkup Pemda KLU serta undangan lainnya, Selasa (2/4) kemarin.

Usai menyerahkan secara resmi SK tersebut, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, dihadapan para CPNS mengungkapkan pegawai negeri itu merupakan ladang pengabdian.

Berita Terkait:  Segini Usulan UMK Sumbawa Tahun 2019

Menjawab pertanyaan awak media, bagaimana penempatan terkait CPNS, bupati memaparkan kalau penempatannya sudah diketahui lantaran perekrutan CPNS sekarang beda dengan yang dulu.

“Kalau dulu nunggu SK, baru mereka tahu tugas dimana, tapi sekarang mereka tahu lebih awal pada saat perekrutan,” ujar bupati.

Bupati menambahkan, bila merujuk analisis beban kerja, Pemda KLU secara ideal masih kurangan pegawai 6000-7000 PNS.

“Semoga kita bisa menerima jalur P3K, karena P3K ini lebih mudah untuk mengakomodir putra-putri daerah. Saya tegaskan bahwa Lombok Utara menerima adanya P3K, toh juga kita menerima putra putri daerah, kita juga butuh penambahan CPNS,” tutur bupati.

Berita Terkait:  Wagub Lantik 193 Pejabat Lingkup Pemprov NTB

Sementara itu, Kepala BKD PSDM KLU Moh. Najib, mengutarakan berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) nomor 507 tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Lombok Utara mendapatkan formasi CPNS tahun 2018 sebanyak 274 orang.

Mereka kata dia, terdiri dari formasi tenaga guru 118 orang, farmasi, tenaga kesehatan 113 orang, formasi tenaga teknis 43 orang. Rincian formasi tersebut adalah formasi untuk umum 257 orang, formasi lulusan terbaik 4 orang, formasi penyandang disabilitas 3 orang, dan honorer K2 10 orang.

Berita Terkait:  Kemajuan Dunia Usaha Penunjang Pembangunan Daerah

“Dari hasil integrasi SKB sebanyak 251 orang dinyatakan lulus sedangkan formasi yang tidak terisi karena tidak ada pendaftar atau tidak ada peserta yang lulus sebanyak 23 formasi. Dengan rincian formasi Tenaga Honorer K2 yang bisa terisi 5 orang, yang tidak lulus 5 orang. Formasi dokter spesialis 6 orang dan dokter gigi 4 orang tidak ada pendaftarnya,” urainya diakhir pemaparan. (NM2)