Beranda PARIWISATA Lakukan Penjajakan, KJRI Johor Bahru Kunjungi Sumbawa

Lakukan Penjajakan, KJRI Johor Bahru Kunjungi Sumbawa

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Guna menjajaki kerjasama dalam bidang pariwisata, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru Malaysia mengunjungi Kabupaten Sumbawa.

Setelah beberapa hari melihat potensi wisata yang ada, khususnya di Pulau Moyo, Ahad (28/7) malam digelar pertemuan bersama sejumlah pihak terkait, di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa dengan tajuk Business Matching and Table Top Familiarisation Trip.

Acara ini dihadiri Bupati Kabupaten Sumbawa diwakili Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, H. Muhammad Ikhsan.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa kehadiran Konsulat Jenderal RI–Johor Bahru Malaysia beserta rombongan memiliki arti tersendiri bagi Pemkab Sumbawa yang saat ini sedang giat membenahi sektor kepariwisataan.

Disampaikan bahwa ada begitu banyak potensi di Kabupaten Sumbawa yakni banyaknya pesona keindahan, mulai dari pulau-pulau kecil dan cantik, kehidupan bersahaja unik, sejarah, budaya hingga pesona akan bawah lautnya.

“Inilah surga baru bagi masyarakat kami, yang juga menjadi daya tarik tersendiri bukan hanya bagi para wisatawan, tetapi juga bagi para investor,” katanya.

Namun demikian, Bupati mengakui bahwa untuk akses udara berupa penerbangan langsung menggunakan Pesawat Boeing dari Pulau Jawa keSumbawa hingga saat ini belum dapat terlayani. Karena masih terkendala dengan panjang landasan pacu yang belum memadai.

Berita Terkait:  Hadiri Rakernas ADEKSI, Wagub NTB : Sulit Mencari Daerah di NTB Ini yang Tidak Indah!

“Insya Allah, dalam satu-dua tahun mendatang, ikhtiar untuk menambah panjang landasan pacu ini akan segera dapat terwujud. Sedangkan untuk aksesibilitas darat pada koridor Pulau Bali – Pulau Lombok – Pulau Sumbawa hingga Provinsi Nusa Tenggara Timur, saat ini sudah sangat memadai dengan transportasi yang sangat lancar serta tersedia selama 24 jam,” jelasnya.

Bupati berharap pertemuan tersebut dapat menjadi awal yang baik bagi terciptanya kerjasama yang lebih kongkrit antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan para pelaku usaha sektor pariwisata.

Sementara itu, Konjen RI Johor Bahru, Zainul Idris Yunus menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa terutama Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sumbawa yang telah memfasilitasi rombongan KJRI Johor Bahru untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata di Sumbawa.

Ia menjelaskan maksud kedatangannya membawa serta para travel agent, divers dan jurnalis yang ingin melihat secara langsung tempat-tempat wisata di Sumbawa. Termasuk Pulau Moyo yang sudah dikenal dunia.

Menurutnya, akses penerbangan dari Kualalumpur – Lombok – Sumbawa yang ada saat ini sudah cukup baik dan sangat bermanfaat untuk bisa terus mendorong kunjungan wisata dari Malaysia ke Sumbawa atau sebaliknya.

Keindahan bawah laut di Sumbawa kata dia sangat menarik. Bahkan anggota rombongannya sudah melakukan diving dan snorkeling di beberapa spot wisata Sumbawa.

Berita Terkait:  ITDC Bangun Akses Menuju Pantai Gerupuk dan Tanjung Aan

Disampaikan bahwa kunjungannya kali ini telah cukup memberikan gambaran tentang banyaknya pilihan destinasi wisata di Sumbawa. Meski demikian, ia mengaku masih terdapat beberapa kekurangan.

Terutama kata Zainul Idris masalah infrastruktur penunjang, seperti kondisi jalan menuju air terjun Mata Jitu yang belum beraspal dan kurangnya sarana akomodasi.

“Masih kurang akomodasi, tetapi kekurangan ini bisa jadi kesempatan bagi para travel agent untuk menyampaikan bahwa di Sumbawa ada potensi investasi,” tuturnya.

“Dan membangun resort baru dan menambah jumlah kamar karena ada minat teman-teman investor dari Malaysia untuk membangun resort di Sumbawa,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyarankan agar semua spot wisata di Kabupaten Sumbawa dapat diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa dunia. Ini dimaksudkan sebagai upaya mempromosikan pariwisata Sumbawa ke dunia internasional.

“Saya berkeyakinan bahwa pariwisata Sumbawa ini akan maju,” ucapnya bersemangat.

Sebelumnya, Kepala Dipopar Sumbawa H. Iskandar dalam laporannya menerangkan bahwa kunjungan Konjen RI – Johor Bahru Malaysia ini dimaknai sebagai sebuah langkah awal untuk menjajaki langkah-langkah selanjutnya dalam mengembangkan pariwisata di Kabupaten Sumbawa.

Berita Terkait:  Masuk Kategori Terindah di Dunia, Menpar RI : Pulau Lombok Salah Satunya!

“Ini adalah peluang besar. Sehingga saya berharap mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha di bidang pariwisata. Terutama Pemerintah Daerah dalam hal ini Dispopar sebagai leading sector yang membidangi masalah ini,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa kendala saat ini angka kunjungan wisman yang tercatat secara resmi ke Sumbawa masih rendah. Karena kebanyakan wisman yang berangkat dari Lombok langsung menuju spot wisata di Pulau Moyo. Sehingga tidak banyak waktu bagi para wisman untuk bermalam di Sumbawa.

“Padahal selain Pulau Moyo, masih banyak potensi wisata yang menarik untuk dinikmati di Sumbawa, seperti Teluk Saleh yang baru saja ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Dunia, dan air terjun 3 tingkat dengan ketinggian ratusan meter yang ada di Desa Marente. Selain itu, kami juga punya banyak atraksi budaya yang tidak kalah menarik,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa hal-hal yang sudah dinikmati dan disaksikan oleh rombongan KJRI – Johor Bahru di Sumbawa akan meninggalkan banyak catatan.

“Kami sangat bersyukur apabila catatan-catatan itu bisa menjadi catatan kritis yang menjadi energi tersendiri bagi kami untuk bisa melakukan hal-hal yang dapat menyempurnakan di kemudian hari,” pungkasnya. (NM3)