Beranda PARIWISATA Kereta Gantung Rinjani Disambut Positif

Kereta Gantung Rinjani Disambut Positif

BERBAGI
Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj Baiq Isvie Rupaeda.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Rinjani merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl.

Gunung yang terletak pada lintang 8º25′ LS dan 116º28′ BT ini merupakan gunung favorit bagi para pendaki di Indonesia, bahkan dunia.

Betapa tidak, setiap tahunnya ribuan orang mendatangi pulau yang dijuluki seribu masjid itu hanya untuk mendaki Rinjani.

Kabar baiknya, kini para pengunjung yang ingin menikmati keindahan gunung tersebut akan dimanjakan dengan fasilitas kereta gantung.

Berita Terkait:  Tinjau KEK Mandalika, Jokowi : Perkembangannya Bagus!

Dimana kereta itu akan menjadi wahana baru untuk memanjakan para pengunjung. Berbagai pihak menyambut baik wacana pembangunan kereta gantung ini.

Salah satunya datang dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Ia memberikan apresiasi atas sebuah trobosan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Provinsi NTB.

Menurut dia saat ini diakuinya belum mampu mengkaji secara baik dan banyak berbicara. Sebab, Hj Isvie sendiri baru mendengar sepintas.

Berita Terkait:  Lombok Barat Batasi Perayaan Lebaran Topat di Tempat Wisata

Kendati demikian, politisi partai golkar itu meyakini keberadaan kereta gantung akan memberikan dampak positif bagi Lombok, NTB umumnya.

“Kami mengapresiasi trobosan pemerintah provinsi. Karena nantinya juga akan mempermudah masyarakat meninjau keindahan Rinjani tanpa merusak tatanan yang ada,” kata perempuan yang dikenal santun dan ramah ini.

Lebih jauh dikatakan perempuan yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar NTB itu, jika melihat perspektif untung ruginya, ia menyatakan keberadaan kereta gantung akan membawa banyak keuntungan.

Berita Terkait:  Lombok Travel Mart 2020 Digelar di Moyo

“Kita bisa mendapatkan banyak pendapatan karena banyak tamu-tamu yang akan datang,” ujarnya.

“Kita juga semakin memberikan banyak ruang bagi masyarakat untuk banyak terlibat didalamnya pariwisatanya,” demikian Hj Isvie menambahkan. (red)