Beranda PARIWISATA Desa Kembang Kuning Surga Tersembunyi dengan Sejuta Pesona

Desa Kembang Kuning Surga Tersembunyi dengan Sejuta Pesona

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK TIMUR – Nusa Tenggara Barat (NTB) terdiri dari dua pulau besar yaitu Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok.

Kedua pulau di NTB ini memiliki potensi yang begitu luar biasa, menyimpan sejuta pesona. Seperti halnya di Desa Kembang Kuning, Lombok Timur. Meski berada dipelosok memiliki sesuatu yang indah layaknya surga tersembunyi.

Desa Kembang Kuning adalah salah satu desa di daerah Lotim memiliki potensi wisata yang patut diancungi jempiol.

Potensi wisata di daerah ini, cukup menyita perhatian. Pasalnya keindahan alam dan kekentelan budayanya menjadi khas daerah tersebut.

Potensi yang dimiliki daerah Lombok Timur baru-baru ini kini semakin diminati dan diketahui dunia luar. Desa Kembang Kuning memiliki potensi wisata yang sangat indah.

Terlebih akan keramahan warga masyarakatnya dan menyediakan banyak produk khas local daerah setempat.

Berita Terkait:  Bersinergi Bersama, 27 Sellers Promosikan Wisata NTB di Jakarta

Desa itu berlokasi dipedalaman wilayah Lombok Timur. Pemerintah Daerah kini terus menata dan mengembangkan beragam potensi yang dimiliki desa tersebut.

Sebagai salah satu desa wisata diantara  99 Desa Wisata yang ditetapkan sebagai program unggulan sesuai RPJMD- NTB tahun 2019-2023 guna mewujudkan NTB Sejahtera dan Mandiri.

Sebuah Desa di Kecamatan Sikur Lombok Timur, kini menjadi Desa Wisata Kembang Kuning, bahkan mulai banyak dilirik dan dikunjungi wisatawan, baik domistik maupun mancanegara.

Dengan keunikan dan keragaman potensinya itu, maka tak heran jika di tahun 2017 lalu, Desa Kembang Kuning dikukuhkan menjadi Desa Wisata Terbaik menurut Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia.

“Banyak wisatawan asing datang ke sini, mereka senang sekali merasakan tinggal di Desa jalan-jalan di sawah, mengunjungi air terjun, dan mencoba berbagai hal yang dilakukan penduduk Asli di sini,” tutur Ogel, salah seorang guide Lokal Asli Kembang Kuning, belum lama ini.

Berita Terkait:  Festival Nesek Didukung Jadi Event Tahunan

Desa Kembang Kuning sendiri tak hanya menawarkan panorama sawah yang menawan di bawah perbukitan Gunung Rinjani.

Namun juga menawarkan beraneka aktifitas sehari-hari warganya. Seperti proses pembuatan kopi secara tradisional atau coffee process, pembuatan minyak kelapa atau  oil process.

Wisatawan kemudian lebih didekatkan lagi dengan masyarakat sekitar dengan dibuat sebuah paket  wisata  Tiga Hari Menjadi Orang Sasak.

Wisatawan juga dimanjakan dengan beraneka destinasi air terjun yang letaknya tak jauh dari Desa Kembang Kuning. Seperti Air terjun Ulem – ulem, Air terjun Burung Walet, Air Terjun Kokok Duren, Air Terjun Seme Deye dan Air terjun Jeruk Manis.

“Kami senang berwisata ke sini karena alamnya cantik luar biasa. Selain itu kami sangat senang bisa merasakan hidup menjadi orang Desa di Lombok Indonesia ini,” tutur Helena salah seorang turis asal Jerman yang datang berlibur di Desa Kembang Kuning.

Berita Terkait:  Ke NTB Lagi Yuk, Pariwisata Lombok Utara Siap Dikunjungi

Hingga saat ini, Desa Kembang Kuning terus berupaya berbenah menjadi lebih baik lagi. Jika di tahun 2017 jumlah homestay hanya sebanyak 6 (enam) unit saja, kini di tahun 2019 jumlah homestay yang ada sebanyak kurang lebih 20 unit.

Geliat wisata di desa itu, telah memberikan berkah tersendiri bagi masyarakatnya. Mereka dapat membangun home stay dengan memanfaatkan rumah-rumah tradisional mereka sebagai fasilitas  menginap atau istirahat bagi para wisatawan.

Beraneka lesehan dan tempat makan pun telah dibangun oleh masyarakat sekitar. Dengan dipandu oleh guide Lokal, Wisatawan semakin dimanjakan dengan kearifan Lokal yang tidak bisa didapatkan saat berkunjung ke destinasi wisata meanstream lainnya. (NM6)