Beranda PARIWISATA Bersinergi Membangun Pulau Moyo

Bersinergi Membangun Pulau Moyo

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD), dengan tema “Membangun Sinergitas Para Pihak dalam Pengelolaan Kawasan Moyo NTB dan Penyusunan Data Dasar Kapasitas Pengelolaan Kawasan”, Selasa (18/2/2020) di Hotel Seasade, Moyo Utara.

FGD terlaksana atas kerjasama BKSDA NTB, Global Environtment Facility (gef), United Nation Development Programme (UNDP), dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. FGD juga dihadiri Kepala BKSDA NTB, Pimpinan OPD terkait, Perwakilan Polres dan Kodim 1607 Sumbawa, Camat Moyo Utara, Rektor UTS, dan para kepala desa se Kecamatan Moyo Utara.

Berita Terkait:  Perkuat Pokdarwis, Pelatihan Wisata Surfing dan Pedesaan Dikenalkan Tahun Ini

Dikatakan Wabup, bahwa Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, maupun pemerintah kabupaten/kota lainnya di Pulau Sumbawa, telah bersepakat untuk mendukung dan menjadikan kawasan Samota sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Mengingat begitu potensialnya keanekaragaman hayati di kawasan Pulau Moyo, Wabup memandang kegiatan tersebut sangat penting dan strategis, terutama dalam upaya pengelolaan dan perlindungan bentang alam hutan melalui konservasi spesies satwa liar yang terancam punah.

Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan bahwa kawasan Moyo terutama wisata Pulau Moyo telah mendunia, ditandai dengan beberapa tokoh dunia berkunjung kesana. Menurutnya, daya tarik Pulau Moyo terdapat pada alamnya yang alami, dan wisata laut yang luar biasa.

Berita Terkait:  Dengan Energi Terbarukan, Pariwisata NTB Akan Semakin Berkembang

“Pemerintah dan pihak terkait, bertanggung jawab atas keaslian alam pulau Moyo dan memberdayakan masyarakat setempat agar tidak merusak alam sekitarnya,” tegas Haji Mo—sapaan Wabup. (red)