Beranda OLAHRAGA Dewan Minta Lintasan Atletik Segera Dibenahi

Dewan Minta Lintasan Atletik Segera Dibenahi

BERBAGI
Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB), H MNS Kasdiono

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Prestasi putra – putri Nusa Tenggara Barat (NTB) dibidang olahraga terbilang cukup bersinar.

Terbukti, para atlet di NTB mampu mengharumkan nama daerah tercinta. Nama NTB, Indonesia umumnya kini semakin dikenal dunia.

Ini tentunya berkat kerjakeras dari para atlet terutama cabor atletik seperti Lalu Muhammad Zohri dan atlet lainnya.

Prestasi ini tentunya menjadi suatu kebanggaan bagi NTB sendiri. Maka dari itu harus didukung pula dengan sarana prasarana yang memadai.

Dimana para atlet membutuhkan tempat latihan yang baik (layak). Hal ini penting, sebab kenyamanan dan keamanan juga sangat menentukan.

Berita Terkait:  Klasemen Sementara MotoGP Usai GP Thailand 2018

Sehingga menjadi keharusan difikirkan oleh pemerintah daerah (Pemprov NTB) terutama yakni melalui dinas terkait (Dikpora NTB).

Pasalnya, lintasan sintetis atletik yang berada di (Gelanggang Olah Raga) 17 Desember, Turida cukup memprihatinkan. Dimana lintasan tersebut kini mulai rusak/bergelombang.

Ini tentunya akan mengurangi konsentrasi, kenyamanan bahkan tidak menutup kemungkinan bakal membahayakan para atlet ketika latihan.

Maka dari itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTB, H MNS Kasdiono, meminta kepada OPD/Dinas terkait agar segera memperhatikan dan bekerjasama dengan pihak KONI.

Dikhawatirkannya hal ini dapat mempengaruhi para atlet yang kurang mendapatkan kenyamanan atau was-was dalam latihan, kemudian berimbas pada menurunnya capaian prestasi.

Berita Terkait:  Peserta Tambora Challenge 2019

Mestinya kata pria yang kerap dipanggil Haji Kas ini, dengan adanya dinas khusus (Dikpora) maka prestasi olahraga bisa lebih baik.

Terlebih, ia tak menginginkan adanya disharmonisasi antara KONI dengan Dinas Dikpora seperti di daerah lainnya.

“Nah, saya tidak mau itu terjadi di NTB ini. Dulu tidak ada OPD/SKPD. SKPD khusus tentunya. Dulu ada, tapi saat itu masih bergabung (Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga, Red) tapi lancar-lancar aja,” ujar mantan Ketua KONI NTB ini, Senin (24/6) di Mataram.

“Justru kenapa dengan adanya OPD/Dinas khusus, kenapa jadi begini (kurangnya perhatian dinas terkait). Nggak bisa dong. Komisi V dalam hal ini sudah sangat sering bersuara dan terjun melihat langsung lintasan itu, tapi kenyataannya (lintasan) itu ya begitu-begitu saja. Intinya, itu menjadi tanggungjawab dinas. Karena sarpras itu punya korelasi dengan prestasi,” tambah Kasdiono.

Berita Terkait:  Antispasi Penurunan Atlet Tampil di POMNAS Jadi Atensi

Lebih jauh Kasdiono meminta agar peran dinas terkait dalam hal ini harus maksimal. “Intinya begini, membangun itu sulit, tetapi merawat itu jauh lebih sulit. Kita kuncinya perawatan. Dulu bagaimana kita merawat sintetis itu seperti merawat bayi yang baru lahir,” demikian Kasdiono. (NM1)