Beranda NASIONAL Safari Gemarikan, Ayo Ajarkan Anak Konsumsi Ikan

Safari Gemarikan, Ayo Ajarkan Anak Konsumsi Ikan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Kabupaten Sumbawa menjadi lokasi kegiatan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Pulau Sumbawa.

Anggota DPR RI, H Johan Rosihan, ST bersama istri tercintanya pada acara Safari Gemarikan, di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang digelar di Taman Mangga Sumbawa Besar pada Sabtu (14/3) tersebut berlangsung semarak dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Pulau Sumbawa, H. Johan Rosihan, ST, Direktur Pemasaran pada DirektoratJenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, H. Machmud, SP., M.Sc, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Bupati Sumbawa, Anggota Forkopimda, Sekda Sumbawa serta para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa

Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Pulau Sumbawa, H. Johan Rosihan, ST dalam sambutannya mengatakan sangat senang dengan keterlibatan anak-anak dalam acara Safari Gemarikan. Karena dari kecil anak-anak sudah dibangun mindsetnya tentang manfaat mengkonsumsi ikan.

“Di Sumbawa ini banyak mitos tentang ikan yang salah, salah satunya seperti banyak makan ikan, cacingan,” sebut HajiJohan.

Karenanya, Haji Johan berharap kegiatan Safari Gemarikan ini dapat secara perlahan-lahan memperbaiki mitos tentang makan ikan yang salah dan sudah terlanjur berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini anak-anak ditanamkan mindsetnya bahwa makan ikan itu sehat, makan ikan itu cerdas. Haji Johan mengakui, saat ini di Kabupaten Sumbawa sudah mulai berkembang sejumlah UKM yang membuat produk olahan ikan.

Sehingga diharapkan kepada Bupati dan perangkat daerah terkait, untuk melakukan semacam affirmative action, yakni tindakan keberpihakan dari pemerintah daerah kepada para pelaku UKM.

Salah satunya melalui penerbitan Peraturan Bupati Sumbawa agar Indomart, Alfamart dan pasar-pasar retail modern untuk dapat menyerap produk-produk UKM Sumbawa, baik yang berbahan dasar ikan maupun yang lainnya.

Diakhir sambutannya, Haji Johan juga berharap kepada Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa agar benar-benar memanfaatkan keberadaannya di Komisi IV untuk membangun Sumbawa.

“Saya sekarang ada di komisi IV, mitranya itu Sumbawa banget, ada Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Tolong maksimalkan keberadaan saya di Komisi IV untuk bersama-sama kita bangun Sumbawa ini,” tandasnya.

Sementara Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, H. Machmud, SP., M.Sc, mengatakan, Pemerintah Indonesia memiliki visi mewujudkan SDM Unggul untuk Indonesia Maju.

Salah satu kendala untuk mewujudkan SDM Unggul adalah stunting, yakni kondisi gagal tumbuh pada anak karena kurang gizi, yang disebabkan antara lain karena rendahnya tingkat konsumsi ikan.

Disampaikan H. Machmud bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki program agar distribusi ikan sampai ke pelosok-pelosok, yakni melalui bantuan kendaraan berpendingin, bantuan ice pack machine, cold storage dan pembangunan pasar ikan yang akan dilakukan dalam tahun ini di Kabupaten Sumbawa.

Sebelumnya Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril B.Sc, menyampaikan, Kabupaten Sumbawa memiliki kekayaan sumber daya alam khususnya kelautan dan perikanan yang sangat melimpah. Produksi penangkapan ikan di Kabupaten Sumbawa mencapai 547.044 tondengan komoditi utama ikan kembung, tongkol, kerapu dantuna, sedangkan budidaya sebesar 585.207 ton dengan komoditi utama udang, kerapu, mutiara, rumput laut, bandeng dan bawal hitam.

Namun menurut Bupati, potensi perikanan yang besar tersebutternyata belum dibarengi dengan tingkat konsumsi ikan yang tinggi. Tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Sumbawa sebesar 50,40 kg per kapita per tahun, sedangkan secara nasional mencapai 54,49 kg per kapita per tahun untuk tahun 2019.

“Ini menunjukkan bahwa tingkat konsumsi ikan kita masih sangat kurang” ungkap Bupati.

Diungkapkan Bupati, hal itu disebabkan karena wilayah Kabupaten Sumbawa sebagian besar berada di wilayah perbukitan dan pegunungan. Sehingga distribusi ikan relatif sulit dilakukan ke daerah-daerah tersebut.

Pemkab Sumbawa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan lanjutnya, telah melakukan berbagai upaya untuk menaikkan tingkat konsumsi ikan masyarakat dengan melaksanakan berbagai program dan kegiatan, diantaranya Sosialisasi Gemarikan di 4 desa teridentifikasi stunting setiap tahunnya.

Juga dilakukan pelatihan pengolahan ikan, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil, menyusui, balita, dan anak sekolah dan lomba masak serba ikan. Diakhir sambutannya, Bupati berharap kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautandan Perikanan RI, agar terus mensupport Kabupaten Sumbawa.

Bupati juga berharap semoga program-programlainnya di bidang kelautan dan perikanan dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa. (red)