Beranda NASIONAL Perubahan Nama Bandara Bakal Diparipurnakan

Perubahan Nama Bandara Bakal Diparipurnakan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Terkait eksekusi perubahan nama bandara di Lombok nampaknya akan di bawa dalam rapat paripurna DPRD NTB. Demikian hal itu diungkapkan Ketua DRPD setempat, Hj Baiq Isvie Rupaeda didampingi Wakil Ketua, H Mori Hanafi dan H Muzihir pada Kamis pagi (23/1) tadi di Mataram.

Ia mengaku menerima surat dari Gubernur NTB, yakni dengan surat nomor : 457/110.a/XII/BKPDN/2019 mengenai tindak lanjut hasil rapat sekitar Desember 2019 lalu. Kemudian surat kedua nomor : 550/375/Dishub/2019 terkait pelaksanaan keputusan Menhub nomor : 1421 Tahun 2018.

Berita Terkait:  APGN 2019 Sarana Efektif Promosikan NTB di Kancah Internasional 

Mengenai soal SK Menhub yang belum dieksekusi menurut dia, perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut di internalnya. Terlebih ada surat permintaan dari Gubernur NTB. Kendati demikian, nampaknya ia juga begitu memperhatikan polemic antara pihak yang pro dan kontra hingga saat ini.

Ia tidak menginginkan polemic itu terus berkepanjangan. Untuk itu diperlukan solusi agar semuanya menjadi baik. Dewan kata dia, sebelumnya juga telah memberikan saran dan pendapat. Hanya saja, ada permintaan eksekusi. Maka dari itu, pihaknya menegaskan terkait permintaan itu akan dibahas di internal DPRD NTB.

Berita Terkait:  Tinjau KEK Mandalika, Menpar : MotoGP 2021 Bakal Jadi Event Terbaik yang Pernah Ada

“Kami juga sudah meminta kepada gubernur melalui aparaturnya melakukan sosialisasi dan melakukan pendekatan kepada masyarakat agar tidak menjadi polemic dilapangan. Sebenarnya nama (bandara) itu sudah final menjadi ZAM. Maka semua orang harus tunduk taat pada keputusan, tetapi kan ada sebagian masyarakat yang masih menolak,” kata Isvie.

“Itulah yang makanya DPR akan mengambil keputusan sebaik-baiknya agar dibawa dalam sebuah rapat paripurna. Tapi sekali lagi, bukan untuk menolak atau membahas ulang, ini hanya untuk bagaimana eksekusi terhadap perubahan nama bandara itu bisa terlaksana tanpa menimbulkan konflik,” demikian Ketua DPRD NTB menambahkan.

Berita Terkait:  Pusat Kembali Berikan Satu Kapal Penumpang untuk Sumbawa

Sekedar informasi, perubahan nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abduk Majid (BIZAM) sesuai dengan SK Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 1421 Tahun 2018. (red)