Beranda NASIONAL NTB Melesat ke Peringkat III Nasional

NTB Melesat ke Peringkat III Nasional

BERBAGI

MATARAM — Berbagai upaya terus dilakukan. Kini, peringkat NTB naik ke posisi III dalam Lomba Inovasi Daerah dan Pemberian Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2021 Kementerian Dalam Negeri (Kememdagri).

Padahal sebelumnya di bulan lalu, NTB berada diposisi terbawah. Tak lama, NTB pun berhasil berada di peringkat 15. Terbaru, NTB kini melesat dan berhasil berada diposisi ke III Nasional.

Demikian hal itu disampaikan, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Dr Najamuddin Amy saat diskusi santai bersama awak media di Kedai Jurnalis Gemilang tepatnya di lingkup Kantor Kominfotik Bidang Statistik, Kamis (15/7) kemarin di Mataram.

Berita Terkait:  Pemerintah Terus Kawal Pembangunan Infrastruktur MotoGP Mandalika

“Saat ini kita termasuk provinsi inovatif bersama Jawa Tengah dan Sumatra Selatan dengan skor 54,3. Selisih 7 point dengan daerah diperingkat teratas,” kata pria kelahiran Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tersebut. “Sedangkan sepuluh kabupaten/kota kita ada diperingkat 15 nasional,” tambahnya.

Najamuddin Amy menjelaskan, pencapaian itu dikarenakan adanya pelaporan 35 inovasi ke Litbang Kemendagri disertai input data dan dokumen pendukunh yang telah komprehensif dan divalidasi.

Inovasi itu, sebut pria yang kerap disapa Bang Najam ini, diantaranya NTB Care, E-Samsat, E-Lestari dan Sistem Informasi Posyandu.

Berita Terkait:  Modal Nekat, Tapi Karyanya Masuk Top 50 Terbaik Nasional

Mengingat masih ada waktu tersisa hingga 18 Agustus mendatang, pihaknya mengaku optimis bisa mampu berada diperingkat pertama kategori sangat inovatif dengan inovasi lainnya.

Penghargaan IGA sendiri pada tahun lalu memberikan penghargaan kepada 195 daerah. 31 daerah dengan kategori sangat inovatif diantaranya diusulkan ke Kementerian Keuangan untuk mendapatkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID).

Dalam prosesnya, 36 indikator yang digunakan dalam Indeks pengukuran menghasilkan rangking indeks inovasi daerah di tiap klaster provinsi, kabupaten/ kota, daerah tertinggal dan daerah perbatasan.

Berita Terkait:  Kunjungi PMI Dea Malela, Wapres JK : Indonesia Jadi Contoh Pendidikan Islam Dunia

“Masih ada waktu untuk memperbaiki kelalaian pelaporan dan input data kemarin karena banyak terobosan yang sudah kita lakukan,” demikian Kepala Diskominfotik NTB.

Untuk diketahui, Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni mengungkapkan data hari ini pukul 12.00 Wita. Dimana peringkat NTB naik signifikan.

Tahun 2020 lalu, Kemendagri menjaring 17.779 inovasi dari 484 pemerintah daerah. “Selain berkompetisi, daerah juga perlu membina kerjasama dan mengoptimalkan kekhasan daerah sebagai inovasi,” tutupnya. (red)