Beranda NASIONAL Dewan NTB Sepakati Perubahan Nama Bandara

Dewan NTB Sepakati Perubahan Nama Bandara

BERBAGI
Wakil Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Mori Hanafi.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Wakil Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat, H Mori Hanafi mengungkapkan pihak dewan akhirnya bersepakat mengeluarkan berita acara untuk merekomendasi perubahan nama Bandara Internasional Lombok (BIL) mejadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM).

Lahirnya persetujuan atau kesepakatan tersebut berdasarkan rapat seluruh unsure Pimpinan di DPRD Provinsi NTB yang melibatkan Pimpinan DPRD, Fraksi maupun Komisi di Udayana.

Melihat hal itu, rencananya akan diparipurnakan pada Rabu 29 Januari 2020. Sebab diungkapkan Mori Hanafi sebagian besar pimpinan telah menyetujuinya.

Berita Terkait:  Panen Raya Upaya Tingkatkan Pasokan Pangan Dimasa Pandemi

“Kelihatannya mengenai rekomendasi ini bisa di paripurnakan besok (Rabu, 29/01/20). Hampir seluruhnya menyetujui,” ucapnya usai menggelar Rapat Pimpinan di Ruang Pleno Gedung Udayana setempat, Selasa sore (28/1) tadi.

Dari beberapa fraksi antara lainnya seperti Gerindra terlihat tidak setuju. Pasalnya partai besutan H Prabowo Subianto itu, nampak menanggapi rapat tersebut secara santai. Kendati demikian, H Mori Hanafi menyatakan bahwa hal tersebut biasa dalam dinamika pro maupun kontra.

“Biasalah ada dinamika-dinamika,” ujarnya sembari berharap seluruh anggota dewan bisa berkonsolidasi pada paripurna esok dibulatkan.

Berita Terkait:  Dampak Sail Indonesia di Sumbawa

Tak hanya itu, Wakil Rakyat jebolan Dapil VI Dompu-Bima itu mengungkapkan bahwa poin inti dari hasil rekomendasi itu adalah meminta Gubernur NTB untuk melaksanakan SK Menhub Nomor 1421 Tahun 2018. “Itu point keputusannya,” kata Mori.

Selanjutnya, Gubernur diminta untuk melakukan sosialisasi secara intens atas SK Menhub tersebut. Soal penolakan sebagian masyarakat, pihak DPRD NTB tidak terlalu khawatir untuk mengantisipasinya.

“Kita nggak ada antisipasi. Hampir pasti semuanya menyetujui, kira-kira petanya seperti itu,” demikian H Mori Hanafi.

Berita Terkait:  Standing Applause untuk "Tiga Rahasia Rinjani"

Senada disampaikan oleh Abdul Rauf – Komisi II, ia menyatakan bahwa seluruh pimpinan fraksi, komisi maupun pimpinan DPRD NTB sendiri secara umum telah menyetujui rekomendasi perubahan nama bandara menjadi BIZAM.

“Hasil rekomendasi itu akan dibawa ke paripurna. Paripurna DPR itu menyetujui eksekusi bandara sesuai SK Menteri Perhubungan,” singkatnya. (red)