Beranda NASIONAL Cegah Penyebaran Corona, Maklumat Kapolri : Masyarakat Dilarang Berkerumunan

Cegah Penyebaran Corona, Maklumat Kapolri : Masyarakat Dilarang Berkerumunan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Polda NTB memasang spanduk berisi Maklumat Kapolri tentang tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah yang banyak. Imbauan ini dipasang di depan Kantor Kejaksaan Mataram, Jumat (27/3) lalu.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasikan penyebaran corona virus yang saat ini sudah meresahkan masyarakat internasional pada umumnya dan Indonesia pada khusunya.

Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan pemasangan maklumat Kapolri ini dilakukan guna menghimbau masyarakat untuk mawas diri terkait merebaknya wabah corona.

Berita Terkait:  Sebuah Ikhtiar “Andy Tirta” : Teknologi Rusia dan Perancis untuk Sumbawa!

“Ini dilakukan untuk menyampaikan maklumat Kapolri tentang himbauan kepada masyarakat untuk tidak berkumpul-kumpul di suatu tempat. Dan ini juga salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona,” ujar Artanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemasangan spanduk tersebut, Ahad (29/3) di Mataram.

Dia berpesan agar masyarakat berperan aktif dan saling peduli terhadap kasus yang sedang dihadapi oleh seluruh element masyarakat.

“Dari pada keluar rumah yang dapat memberikan resiko pada penyebaran COVID-19, lebih untuk saat-saat ini bekerja dan ibadah dari rumah saja, serta tidak mengadakan perkumpulan massa dalam bentuk apapun,” ucap Artanto menerangkan isi maklumat tersebut.

Berita Terkait:  Gubernur NTB Dampingi Wapres Resmikan Fasilitas Ponpes Dea Malela

“Lakukan aktivitas bersih-bersih rumah dan lingkungan sekitar tempat tinggal, hidup sehat, istirahat yang teratur akan lebih baik. Kemudian juga tetap berdoa kepada Tuhan yang Maha Kuasa agar kita terhindar dari Virus Corona ini,” imbuhya.

Kabid Humas Polda NTB itu juga menambahkan isi dari maklumat kapolri tersebut. Yakni masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik.

Selain itu, tidak melakukan pembelian bahan pangan dalam jumlah berlebihan atau melakukan penimbunan serta tidak mudah percaya terhadap berita hoaks yang tidak sesuai dengan fakta. “Karena pembuat atau penyebar berita hoaks dapat dijerat dengan hukum yang berlaku,” demikian Kombes Pol Artanto. (red) 

Berita Terkait:  Penumpang KMP Swarna Bahtera Membludak, 8 Truk Terpaksa Ditolak!