Beranda NASIONAL Bupati Buka Festival Kopi Lotara

Bupati Buka Festival Kopi Lotara

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA – Pemkab Lombok Utara melalui Dinas KPP bekerjasama dengan Bagian Ekonomi Setda setempat menggelar seminar dan festival kopi Lombok Utara (Disingkat Lotara).

Acara yang dikemas dalam “Ngopi Senja” itu dibuka langsung oleh Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar tepatnya di wilayah Malaka, belum lama ini.

Ini merupakan salah satu upaya Pemkab setempat dalam mewujudkan kopi lotara yang lebih enak dipentas regional maupun nasional.

Seminar dan festival tersebut dilaksanakan mulai dari tanggal 8 hingga 9 Agutsus lalu, yang mana juga menghadirkan Bupati setempat sebagai narasumber.

Adapun dari unsur BNPB yakni H. R. Hutomo, unsur Kamar Dagang dan Industri (Kadin) NTB Anas Mudjitahid dan CEO Rumah Kopi Nusa Tara – H Abdul Rochim.

Berita Terkait:  Mendik Malaysia dan Gubernur Saksikan MoU LPP NTB dengan 18 Universitas di Malaysia

Turut pula hadir Asisten II Setda KLU Hermanto, Perwakilan Kepala OPD, unsur TNI/Polri, petani kopi, pelaku usaha kopi, pegiat pariwisata dan tamu undangan lainnya.

Bupati Najmul dihadapan hadirin menyampaikan untuk membangun keunggulan yang ada di KLU bisa dari berbagai perspektif yang prospek. Bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Jarang kita berpikir bahwa KLU menyimpan kekayaan luar biasa berupa kopi. Pernah ada tamu dari Kanada datang dengan membawa contoh kopi dari seluruh Indonesia. Setelah melihat kopi Lombok Utara, tamu tersebut menyampaikan bahwa kopi yang  didapatkan di Lombok Utara adalah kopi dengan kualitas terbaik,” tutur bupati.

Berita Terkait:  Selamat Datang Siswa Mengenal Nusantara dari Bengkulu di NTB

Tetapi lanjutnya, persoalan Kopi Lombok Utara adalah pada prosesingnya. Kopi di KLU perlu dikembangkan dengan serius. Karena kopi terbaik itu pasti akan bertemu dengan penikmatnya.

Tiap penyelenggaraan Festival Kopi selalu ramai dikunjungi penikmatnya. Banyak yang menjadikan kopi bukan hanya sebagai minuman saja, tetapi sebagai gaya hidup.

Oleh karenanya, kata Bupati ia memberikan apresiasi kepada pihak terkait atas terlaksananya kegiatan Festival Kopi, dan diharapkan pula acara seperti ini dapat dijadikan sebagai event tahunan.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana yang juga Kepala Bagian Perekonomian Setda KLU Moch Wahyu Darmawan, dalam laporannya menyatakan festival kopi sebagai wadah silaturrahmi antara pelaku usaha kopi, petani kopi, dan gerai kopi hotel maupun restoran yang ada di Kabupaten Lombok Utara.

Berita Terkait:  Puncak Hari Aksara, Fauzan Raih Penghargaan dari Kemendikbud RI

Festival kopi kali ini lanjutnya, terdiri dari beberapa kegiatan acara seperti seminar kerja sama dan kewirausahaan yang di ikuti 50 peserta dari unsur petani dan pengelola kopi, praktisi, akademisi, penyuluh pertanian maupun swasta.

Demontrasi kopi oleh pengelola kopi, penilaian cita rasa kopi, dan juga talkshow bertajuk Mewujudkan Kopi Lombok Utara yang Berkualitas dan Petani Sejahtera. Adapun sesi tanya jawab serta dialog dari petani kepada narasumber dipandu Sekretaris Bappeda KLU Yuni Kurniati M salah seorang peserta diacara sekaligus disuguhi kopi sembari menikmati matahari terbenam. (NM2)