Beranda KESEHATAN Grand Opening RS Surya Medika PKU Muhammadiyah

Grand Opening RS Surya Medika PKU Muhammadiyah

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Grand opening Rumah Sakit Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa yang berlangsung pada Ahad (28/4) kemarin, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir.

Acara yang diawali dengan penampilan tarian mata’ rame oleh Kelompok Pupinka Kampung Bugis dan dilanjutkan dengan pembacaan kalam Ilahi oleh Masnur Hidayati tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sumbawa, Pimpinan Umum Pusat Aisyiyah, Direktur Universitas Muhammadiyah Malang beserta jajaran, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB.

Kemudian, Ketua PDM Sumbawa, KSB, dan Bima, Dandim 1607 Sumbawa, Pimpinan OPD, Kepala BNN Kab. Sumbawa, Ketua KPU, Ketua MUI, Pimpinan Bawaslu, Direktur Rumah Sakit Surya Medika PKU Muhammadiyah beserta jajaran, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Rumah Sakit (RS) Surya Medika PKU Muhammadiyah yang sebelumnya beroprasi sebagai klinik utama.

Disampaikan terdapat 140 rumah sakit, dan 460 klinik dan balai kesehatan, layanan sosial dan panti asuhan, dengan total 600 pelayanan kesehatan yang telah didirikan oleh Muhammadiyah, 176 Perguruan Tinggi, 10 ribu Sekolah Dasar dan Madrasah, 23 ribu TK/ABA yang dikelola Aisyiyah, yang kesemuanya dihajatkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Berita Terkait:  NTB Siap Tangkal Virus Corona dan Edukasi Masyarakat 

“Karena Muhammadiyah tidak cukup tanpa berbuat, Muhammadiyah berkomitmen dan bercita-cita menjadikan Indonesia maju, dan menunjukkan bahwa kehadiran Muhammadiyah ada untuk kemajuan bangsa dan negara, dari Islam, Muhammadiyah menjadikan Indonesia yang berkemajuan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa dalam sambutannya diwakili Sekda Sumbawa Drs. H. Rasyidi menyampaikan harapan agar dalam operasionalisasi rumah sakit nantinya tidak hanya berorientasi pada profit/keuntungan semata melainkan tetap menjunjung komitmen untuk mengedepankan amal yang baik.

Terlebih mengingat dalam proses pembangunannya, rumah sakit juga berbasis pada keikhlasan para donatur yang telah merelakan sebagian harta mereka untuk diwakafkan demi terwujudnya fasilitas kesehatan milik ummat. Sehingga hajat untuk membuka akses layanan kesehatan bagi masyarakat tak mampu, dapat terus dijaga.

Dikesempatan yang sama, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang H. Fauzan, menyampaikan bahwa Muhammadiyah adalah Islam yang gagah yang menampilkan dan memberikan contoh suka memberi serta menginspirasi bagi masyarakat banyak, sehingga layak dicontoh dan diikuti.

Berita Terkait:  Wagub NTB Sampaikan Sejumlah Penekanan Program Unggulan

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB H. Salahuddin menyampaikan bahwa dari 10 PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) yang ada di NTB, terdapat 3 PDM yang dinilai sangat maju dan progressif.

Yaitu Bima, Lombok Timur, dan Sumbawa. Disampaikan jika harta, jabatan dan uang, termasuk anak-anak hanya perhiasan yang bersifat sementara, namun amal sholeh merupakan salah satu harapan terbesar manusia setelah meninggal dunia.

Direktur Rumah Sakit Surya Medika PKU Muhammadiyah dr. Yogi Triatmakusuma melaporkan bahwa RS surya medika telah bekerja sama dengan 111 lebih asuransi atau instansi, untuk BPJS dalam 21 har proses pengurusan.

Rumah sakit telah memiliki fasilitas seperti Instalasi Gawat Darurat dengan tenaga medis yang bersertifikatdengan dukungan peralatan life saving yang maksimal dan ambulance 24 jam antar jemput gratis ntuk wilayah Kecamatan Sumbawa/Kota.

Adapun fasilitas lainnya berupa rawat jalan spesialis penyakit dalam, anak, kandungan, bedah, THT, jantung, mata, poli gigi, poli umum dan rehabilitasi narkoba, poligeriatri dan diabetic central serta akan bergabung spesialis syaraf dan ortopedi.

Berita Terkait:  Sudah 64 Kasus, Gigitan HPR Terus Bertambah

Adapun salah satu fasilitas unggulan rawat jalan adalah aplikasi pintu surya medika agar mempermudah pasien dalam mendaftar dan menunggun antrian dirumah. Fasilitas terbaru adalah instalasi kamar operasi katarak dengan dukungan mesin phaco dan operasi amandel tanpa pendarahan.

Mengusung konsep herbal sebagai brand image dan bentuk dukungan untuk lingkungan sekitar rumah sakit, dengan jumlah bed sebanyak 48 buah. Dengan SM private care asisten dimana pasien dan keluarga akan mendapatkan asisten pribadi.

Kemudian memiliki akses fasilitas pendukung lab dan rontgen, serta fasilitas pendukung non medis lainnya seperti bistro, security, free parking area, instalasi sarana prasarana lainnya seperti oksigen medis, tempat pendaftaran dan informasi 24 jam sampai dengan akses lift.

Acara dilanjutkan dengan kunjungan rumah sakit dan kegiatan operasi katarak serta kunjungan dan peresmian kampung herbal. (NM3)