Beranda KESEHATAN Bupati Husni Minta Penanganan Sampah Terus Dikawal

Bupati Husni Minta Penanganan Sampah Terus Dikawal

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Mengingat pentingnya pengelolaan sampah untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, Pemkab Sumbawa melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) bekerjasama dengan Tim Rumah Sakit Terapung Ksatria Air Langga Surabaya, menggelar kegiatan workshop pengelolaan sampah di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Senin (22/7).

Hadir pada acara tersebut Bupati Sumbawa, Direktur Rumah Sakit Terapung Ksatria Air Langga Surabaya beserta tim, Kepala Dinas LH serta sejumlah Pimpinan OPD lainnya dan Camat.

Bupati Sumbawa H.M. Husni Djibril, B.Sc dalam sambutannya menyambut baik upaya yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup. Karena mengingat masalah sampah di Kabupaten Sumbawa yang cukup memprihatinkan.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap sampah, untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya penanganan sampah diwilayahnya masing-masing dan Dinas Lingkungan Hidup juga perlu mengawal pelaksanaan upaya penanganan sampah. Dan khusus bagi Camat yang diwilayahnya masih terdapat pembuangan sampah di jalan raya, harus segera melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk merumuskan solusi terbaik, agar tidak ada lagi sampah yang berserakan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pemda Sumbawa Lakukan Test Swab Pedagang Pasar

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi keberhasilan Camat Unter Iwes dalam mengelola sampah diwilayahnya, dengan menggerakkan masyarakat untuk maju dan berdaya, dengan mengolah sampah menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Pada akhir sambutannya, Bupati minta kepada semua pihak, terutama instansi terkait serta para Kepala Desa agar dapat mengikuti kegiatan ini secara serius, menyampaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi selama ini. Kemudian bisa melakukan sharing pendapat dan nantinya menghasilkan suatu rekomendasi atau solusi yang tepat untuk diaplikasikan di lapangan sehingga upaya pengelolaan sampah di Kabupaten Sumbawa bisa ditingkatkan, sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.

Berita Terkait:  RSUD Sumbawa Baru Mulai Dikerjakan

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Abdul Haris, S.Sos melaporkan dalam kegiatan workshop akan diisi dengan berbagai demonstrasi pengelolaan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi, dengan peserta berjumlah 375 orang yang terdiri dari Camat, Kepala Desa, Lurah, TP. PKK Kabupaten dan Desa, BUMN, BUMD dan pemerhati lingkungan, KUPT Puskesmas se-Kab. Sumbawa, yang menghadirkan narasumber Tim Rumah Sakit Terapung Ksatria Universitas Airlangga Surabaya Hermawan Some, S.Si.

Adapun sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan workshop adalah pentingnya pengelolaan sampah untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Berita Terkait:  Terima Bantuan APD dan Hand Sanitizer, Pemkot Mataram : "Terimakasih Pemprov NTB"

Dilaporkan, dari total produksi sampah se-Kabupaten Sumbawa, bila diporsentasikan terkait dengan kemampuan Dinas LH dalam memberikan pelayanan, baru mencapai 17 %, sedangkan porsentasi pelayanan persampahan dari total produksi sampah pada kecamatan yang telah diberikan pelayanan baru mencapai 33 %.

Hal ini menggambarkan terdapat 67 % sampah yang tidak tertangani dari total produksi sampah pada kecamatan yang telah diberikan pelayanan dan ada 83 % sampah dalam wilayah Kabupaten Sumbawa yang tidak tertangani atau bertebaran dimana-mana.

Dan prosentasi yang tidak terlayani ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran dan sarana dan prasarana pendukung dalam pelayanan persampahan dan juga persoalan sampah ini belum terbagi habis sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (NM3)