Beranda HUKRIM Timgab Polda NTB Ringkus Pengedar Narkoba di Gili Trawangan

Timgab Polda NTB Ringkus Pengedar Narkoba di Gili Trawangan

BERBAGI

LOMBOK UTARA — Tim khusus (timsus) Ditresnarkoba Polda NTB meringkus empat orang terduga pengedar narkoba jenis sabu di Gili Trawangan, Lombok Utara pada Jum’at (19/3) kemarin.

Penggerebekan jaringan narkoba tersebut dipimpin langsung Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. Dimana mereka berhasil menangkap jaringan bandar narkoba kelas kakap di kawasan wisata tersebut.

Kombes Pol Helmi mengungkapkan, bahwa timnya dalam penggerebekan oleh timnya ini, baru berhasil menangkap pengedarnya. Yakni sepasang suami istri berinisial UJ dan istrinya DI dan dua anak buahnya.

“Keduanya ditangkap dalam penggerebekkan Jumat dini hari, di rumah kontrakannya yang berada di Gili Trawangan,” ungkap Dirresnarkoba Polda NTB, Sabtu (20/3) di Mataram.

Menurut Helmi, kedua pasutri itu sempat berupaya menghilangkan barang bukti ke dalam kloset saat melihat timnya masuk ke TKP melalui CCTV yang dipasangnya.

Berita Terkait:  Kajari Sumbawa : Perkara Narkotika Paling Menonjol

Namun sayang, kata Dirresnarkoba, berkat kelihaian anggotanya bersama tim gabungan (timgab) Ditresnarkoba bersama Batalion A Satbrimob Polda NTB dipimpin Danyon AKBP Denny Tompunuh, barang bukti narkoba tersebut berhasil diamankan.

Disebutkannya, adapun barang bukti yang berhasil diamankan dalam penggerebekkan tersebut. Yakni 2 buah buku tabungan, 6 buah HP, bukti transfer, timbangan elektrik, kartu debit, uang tunai Rp 282 ribu.

Tak hanya itu, lanjut Helmi, 2 lembar Ringgit Malaysia senilai 30 RM, 12 lembar dolar Amerika pecahan 1 dolar, buku catatan hasil penjualan dan BB narkoba seberat 2,69 gram serta alat hisap narkoba.

Berita Terkait:  Amankan Kerbau Curian, Dandim Bima Apresiasi Tiga Babinsa

Selain menangkap kedua terduga dan barang bukti, masih kata dia, tim mendapat informasi terkait keberadaan bandar sabu kelas kakap yang disebutnya berinisial M.

Namun setelah dilakukan pengembangan timnya hanya berhasil menangkap dua anak buah lainnya yang berinisial DK dan RF. Keduanya, menurut Helmi, ditangkap di sekitar TKP pertama tempat penggerebekan JU bersama istrinya. “Jadi mereka berempat ini masih satu jaringan di bawah M (inisial terduga bandar sabu kelas kakap),” ungkapnya lagi.

Walaupun timnya belum menemukan keberadaan M, namun Helmi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti memerangi peredaran narkoba ditempat itu. Bahkan dia menyatakan, akan terus memburu M yang menjadi target Polda NTB.

Dirresnarkoba meminta kepada M untuk segera menyerahkan diri. “Karena kemanapun dan dimanapun anda bersembunyi, anda tidak akan bisa lolos dari kami. Jadi segeralah bertobat dan hijrah ke yang lebih baik,” tegas Helmi.

Berita Terkait:  Masih Dibawah Umur, Waitress di Café Sampar Maras Diamankan Tim Gabungan

Sekedar informasi, para terduga dan barang bukti kini telah diamankan di Polda NTB. Ini untuk dilakukan proses lebih lanjut. Para terduga pun dijerat deng pasal 114 ayat (1) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun

Kemudian, Pasal 112 ayat (1) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun. (red)