Beranda HUKRIM Shabu 800,50 gram Berhasil Diamankan, Warga Lombok Timur Ini Terancam Hukuman Mati

Shabu 800,50 gram Berhasil Diamankan, Warga Lombok Timur Ini Terancam Hukuman Mati

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Kinerja pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat patut diancungi jempol.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB), Brigjen Pol Nurochman saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan narkotika jenis shabu dengan berat sekitar 800,50 gram, Selasa 11 Juni 2019. (FOTO : HUMAS BNNP NTB)

Pasalnya, Tim BNNP NTB melalui Bidang Pemberantasan berhasil mengungkap sekaligus mengamankan Narkotika jenis Shabu dengan berat sekitar 800 gram lebih.

Terkait hal ini, TT alias AR (37) seorang warga Sandubaya, Kecamatan Selong, Lombok Timur terancam hukuman mati.

Hal ini lantaran ia diduga akan mengedarkan barang haram jenis Shabu-Shabu dengan berat hampir satu (1) Kilogram.

TT merupakan rekan kerja dari JM (36). JM sendiri merupakan warga Bojongsari, Kota Depok.

Berita Terkait:  Diduga Ajak Serang Sekolah Lain, Dua Orang Dicari Polisi

Mereka ditangkap dilokasi berbeda. Pertama JM di Kantor TIKI Mataram, dan TT di Hotel Nuntana Mataram pada 28 Mei 2019 lalu.

Sebagaimana diungkapkan Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol M Nurochman dalam konferensi pers di Kantor BNNP setempat, bahwa JM ditangkap di Kantor TIKI Mataram saat mengambil empat paket tas perempuan berisi Shabu dengan berat sekitar 800,50 gram yang dikemas dalam bungkus plastik.

“(Setelah penangkapan JM) kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap TT alias AR,” terangnya, Selasa (11/6) di Mataram.

Sebelumnya, TT diduga akan menerima barang kiriman tersebut. Penangkapan terhadap TT dilakukan tepat di Lobi Hotel Nuntana Mataram.

Berita Terkait:  Diduga Pungli, Panitia Ajudikasi PTSL Dilaporkan ke Kejari Bima

Ia ditangkap bersama barang bukti berupa Narkotika jenis Shabu seberat 1195 gram yang dikemas dalam tiga plastik klip kotak permen.

Selain itu pula, barang dan jenis yang sama (Shabu) 0,67 gram yang dikemas dalam bungkus plastik benung dalam sebuah tas.

“Saat ini (JM dan TT) ditahan di Sel BNNP NTB untuk diproses lebih lanjut,” demikian Nurochman.

Untuk diketahui, JM dijerar dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 13 ayat (1) atau 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Berita Terkait:  Atasi Si Jago Merah, Seluruh Armada Pemadam Dikerahkan

Sedangkan TT alias AR akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 13 ayat (1) atau 112 pasal 132 ayat (1) dan 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Atas hal tersebut, adapun hukumannya yakni terancam pidana mati, pidana seumur hidup, pidana penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda minimal Rp 1 Miliar atau maksimal Rp 10 Miliar. (NM1) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here