Beranda HUKRIM Polres Sumbawa Fokus Berantas Peredaran Barang Haram!

Polres Sumbawa Fokus Berantas Peredaran Barang Haram!

BERBAGI

“Beruntun! Hari ketiga, Sekitar 17 Gram Sabhu Diungkap”

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Pengungkapan peredaran barang haram jenis Sabhu (Narkotika) di wilayah hukum Kabupaten Sumbawa terus digalakkan.

Tiga hari belakangan ini, Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa berhasil mengungkap peredaran Narkotika.

Kali ini, dengan berat kotor 17 gram Sabhu diamankan BS alias Beni (53) warga Dusun Bunga Eja, Kecamatan Empang.

Menurut informasi, pengungkapan dilakukan Ahad malam (17/2) sekitar pukul 12.00 Wita dipimpin langsung Kasat Res Narkoba Polres Sumbawa, IPTU Faisal Afrihadi, SH.

Berita Terkait:  Mahasiswa Ditemukan Tewas di Ladang Jagung Lunyuk

Dari tangan terduga pelaku tersebut disita barang bukti 15 poket shabu terdiri dari 9 poket ukuran sedang dan 6 poket ukuran kecil.

Selain itu satu poket shabu sisa pakai, sebundel plastik klip warna bening, HP Nokia, tas pinggang, timbangan elektrik, dan uang tunai Rp 9.150.000.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Res Narkoba, IPTU Faisal Afrihadi SH membenarkan adanya hal tersebut.

Dikatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka kerap melakukan transaksi narkotika jenis shabu di rumahnya.

Berita Terkait:  Sedang Mancing, Warga Lunyuk Hilang Terseret Ombak

Informasi ini ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan di lapangan. Apalagi tersangka sudah menjadi Target Operasi (TO) karena sebelumnya pernah dilidik.

Setelah beberapa waktu menunggu, kesabaran tim membuahkan hasil. Kediaman tersangka di grebek.

Saat dilakukan penggeledahan di kamarnya ditemukan sejumlah barang bukti 15 poket shabu, shabu sisa pakai, dan lainnya.

Disaksikan warga setempat, tersangka mengakui barang haram itu miliknya. Saat itu juga tersangka digelandang ke Polres Sumbawa untuk pengembangan penyidikan.

Terhadap perbuatannya, tersangka dapat dijerat. Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Berita Terkait:  Akan Ada Tersangka Baru di Kasus Balai Nikah Labangka

“Selain menjadi tugas kami, pengungkapan yang  kami lakukan juga sebagai keseriusan kami dalam memberantas peredaran Narkotika di Kabupaten Sumbawa,” jelas Kasat. (NM3)