Beranda HUKRIM Pelajar SMA dan Mahasiswi di Bima Jadi Korban Pencabulan

Pelajar SMA dan Mahasiswi di Bima Jadi Korban Pencabulan

BERBAGI
Ketertangan Foto : Ilustrasi (Istimewa)

NUSRAMEDIA.COM, BIMA — Pria berinisial AB (52) seorang warga Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pasalnya, ia diduga telah melakukan pencabulan atau pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi berinisial NR (21) dan RU (15) yang merupakan pelajar/siswi yang masih duduk dibangku sekolah yaitu tepatnya Kelas I SMA.

Kini AB telah diamankan oleh pihak kepolisian setempat. Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto yang dikonfirmasi membenarkan adanya hal tersebut.

Dijelaskannya, kejadian bermula atas laporan kakak kandung dari NR. Pelaku diduga berbuat cabul pada korban.

Berita Terkait:  Ratusan Personel Dikerahkan Amankan Debat Pilkada Bima

Bermula pada tahun 2014, pelaku dan istrinya mengajak korban yang saat itu masih kelas III SMP untuk tinggal di rumahnya sambil menyiapkan ujian nasional. Terlebih lagi, keluarga korban dan istri pelaku juga telah saling kenal.

Kemudian sekitar satu bulan tinggal bersama pelaku, pelaku diduga mencabuli korban. “Sekitar lebih kurang satu bulan korban tinggal di rumah tersebut lalu terlapor mulai melakukan persetubuhan terhadap korban,” kata Artanto.

“Pada saat itu istri korban tidak berada di rumah dan kejadian tersebut dilakukan hingga pada tahun 2019,” imbuh ujar Kabid Humas Polda NTB, Senin (20/1) di Mataram.

Berita Terkait:  Danrem Apresiasi Toleransi Umat Beragama Masyarakat NTB

Dari kasus tersebut polisi juga menemukan korban lain berinisial RU (15 tahun) yang merupakan siswi SMA kelas I. Korban RU Minggu, 19 Januari 2020 telah menjalani visum et repertum di rumah sakit.

Lebih jauh dikatakan Artanto, saat ini pelaku dijerat pasal 81 atau pasal 82 undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perppu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahum 2002 tentang pelindungan anak menjadi UU. Atas perbuatannya, AB pun dikenakan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (red)

Berita Terkait:  Mencuri Lagi, Gojin Diringkus Polisi Keenam Kalinya