Beranda HUKRIM Kepergok Curi HP, Pasangan Suami Istri Dihakimi Massa

Kepergok Curi HP, Pasangan Suami Istri Dihakimi Massa

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK TENGAH — TR (Laki-laki, 36) dan EM (Perempuan, 26) yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) warga asal Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah kini harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Pasalnya, mereka berdua diduga mencuri handphone (hp) di Dusun Aik Darek, Kecamatan Batukliang. Ini terkuak pada Selasa (9/6) kemarin, saat dilaporkan oleh korban atas nama Hendro Sutrisno (34), warga Dusun Aik Darek.

Pasutri itu kepergok mencuri oleh korban. Parahnya, lagi pasangan tersebut sempat diamuk massa. Kapolsek Batukliang, Iptu Gisiyasa yang dikonfirmasi, Rabu (10/6) membenarkan adanya kejadian tersebut.

Berita Terkait:  Bawa Pisau Dapur, Seorang Pria Tantang Anggota dan Menerobos Masuk ke Mapolda NTB

Kedua orang itu, kata Kapolsek, kini telah diamankan. Dimana pasutri tersebut juga sempat diamuk massa akibat geram dengan ulah TR dan EM.

“Pelaku melancarkan aksinya Selasa (9/6) kemarin sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka datang untuk belanja roti kebab. Awalnya pelaku menunggu pesanan roti kebab di dekat kios kebab korban. Hanya saja, tidak berselang lama pelaku yakni EM masuk ke dalam pekarangan rumah korban,” ungkap Gede Gisiyasa.

Diungkapkan Kapolsek, saat itu EM langsung duduk di berugak milik korban. Sementara suami pelaku yakni TR, duduk di atas sepeda motor matic yang mereka bawa. Pelaku mengambil handpone VIVO Y91 milik anak korban yang di taruh di berugak.

Berita Terkait:  Kerap Beraksi di Kota Sumbawa, Pelaku Curanmor Ditembak Polisi Saat Kabur

“Sebelumnya korban sudah curiga dengan tingkah laku pelaku yang pindah duduk ke dalam pekarangan korban. Pada saat pelaku mengambil handpone tersebut, korban langsung beteriak maling dan mengejar pelaku serta menangkapnya,” terangnya.

Pada saat korban berteriak maling, seketika itu juga banyak warga yang mendengar dan spontan menghampiri pelaku yang sudah di tangkap oleh korban.

Warga langsung menghakimi pelaku, dan korban langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Aik Darek untuk menginformasikan kejadian pencurian tersebut.

Berita Terkait:  Bejat! Cabuli 7 Anak, Polisi Bekuk Pedofil di Mataram

“Saat itu Bhabinkamtibmas Desa Aik Darek langsung menghubungi anggota piket Polsek Batukliang untuk mengamankan pelaku. Kemudian kami langsung datang untuk mengevakuasi pelaku ke Polsek. Atas kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 1,8 juta. Saat ini, kita masih mendalami kasus tersebut serta mengamankan barang bukti (BB) berupa handpone dan kendaraan yang digunakan oleh pelaku,” demikian Kapolsek. (red)