Beranda HUKRIM Kasus Pembunuhan Simpang Boak, Polisi Ungkap Adanya Indikasi Pelaku Lain

Kasus Pembunuhan Simpang Boak, Polisi Ungkap Adanya Indikasi Pelaku Lain

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Polres Sumbawa terus mengusut kasus pembunuhan dengan modus kecelakaan yang menimpa Suprianto alias Luken (40) warga Desa Langam, Kecamatan Lopok, Sumbawa. Berdasarkan pengembangan, ternyata saat kejadian terduga pelaku, AK (30) tidak sendirian di dalam mobil yang digunakan untuk menabrak korban. Hal itu diungkapkan Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatrio SIK MH saat konferensi pers, Senin (30/12).

“Dari pengembangan, dia tidak berbuat sendiri. Saat ini kami sedang kembangkan, saat ini masih dalam penyidikan kami,” ungkap Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim, IPTU Faisal Afrihadi SH.

Indikasi adanya keterlibatan pelaku lainnya ini, jelas Kapolres, karena memang berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, terduga pelaku tidak sendirian saat terjadinya rekayasa Laka Lantas tersebut. Bahkan dari keterangan sementara, ada tiga orang lain berada di mobil pick up yakni kendaraan yang digunakan untuk menabrak korban. Ketiga orang itu diantaranya dua laki-laki dan satu wanita. Saat ini mereka sudah diamankan dan masih berstatus sebagai saksi.

Berita Terkait:  Korem 162/WB Gelar Uji Siap Tempur

“Indikasi tidak sendiri, memang saat Laka Lantas itu hasil investigasi kami yang bersangkutan tidak sendiri. Bahkan berempat dengan pelaku. Jadi ini sedang kita kembangkan saat ini masih kami dalami. Perannya sudah ada, tapi akan diungkap nanti dari hasil penyidikan terakhir,” terang Kapolres.

Sementara terkait hasil visum yang menemukan tiga luka diduga akibat senjata tajam, juga sudah dibenarkan terduga pelaku. Untuk barang buktinya sendiri, diakui sudah dibuang. Namun demikian, alibi-alibi itu masih terus didalami oleh pihak kepolisian. “Untuk teknis pengungkapan belum bisa dipaparkan lebih jauh,” tukas Kapolres.

Berita Terkait:  Percepat Proses Rehab Rekon, Danrem Berikan Semangat Prajurit, Fasilitator dan Masyarakat 

Seperti diberitakan, kasus pembunuhan ini terjadi di Jalan Raya PPN Simpang Boak, dekat Gudang Kayu Insani, Kelurahan, Seketeng, Kecamatan Sumbawa, 21 November 2019 sekitar pukul 22.00 Wita. Bermula ketika polisi mendapat informasi telah terjadi kecelakaan lalulintas di lokasi sekitar jalan raya PPN Simpang Boak atau dekat Gudang Kayu UD.

Insani. Laporan itu ditindaklanjuti anggota piket Laka Lantas Polres Sumbawa. Korban yang tidak sadarkan diri dilarikan ke RS H.L. Manambai Abdulkadir untuk ditangani secara medis. Namun jiwa korban tak tertolong. Hasil visum pihak rumah sakit setempat cukup mengejutkan. Karena ditemukan luka terbuka yang disebabkan kekerasan benda tajam.

Setelah mendapat informasi ini, penanganan kasus itu diserahkan ke Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan serta mencari barang bukti. Dari keterangan saksi-saksi, tim menyimpulkan bahwa kematian korban bukan akibat kasus kecelakaan lalulintas melainkan dugaan tindak pidana pembunuhan.

Berita Terkait:  Sebanyak 4.297 RTG Diserahkan

Penyelidikan ini cukup alot hingga sebulan lamanya. Berdasarkan informasi masyarakat dan dari petunjuk alat bukti yang ada, terungkap ciri dan identitas pelaku. Akhirnya tim melakukan penangkapan terhadap pelaku AK yang kebetulan berada di rumahnya. Setelah melakukan pemeriksaan, dan gelar perkara, penyidik menetapkan AK sebagai tersangka dan sudah ditahan untuk proses lebih lanjut. Tersangka dijerat pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP jo pasal 351 ayat (3) KUHP dengan hukuman paling ringan 10 tahun penjara dan paling berat hukuman mati. (red)