Beranda HUKRIM Dugaan Persekusi Dialami Wartawan Lombok, FWLU Desak Polres Lobar Usut Tuntas

Dugaan Persekusi Dialami Wartawan Lombok, FWLU Desak Polres Lobar Usut Tuntas

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA — Dugaan persekusi yang dialami salah satu wartawan koran lokal yang bertugas di Kabupaten Lombok Barat sangat disayangkan.

Persekusi itu tidak hanya memberi dampak psikis kepada pribadi jurnalis bersangkutan. Tetapi lebih dari itu, menjadi semacam ancaman keselamatan bagi pewarta.

Ketua Forum Wartawan Lombok Utara (FWLU), Danu Putra Winata menyatakan bahwa tindakan intimidasi maupun tindakan fisik yang dialami oleh wartawan harus dihentikan.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak Polres Lombok Barat segera mengusut tuntas pelaku yang diduga melakukan persekusi terhadap pewarta, sesuai hukum yang berlaku.

Berita Terkait:  Modus Tawarkan Pekerjaan, Pria Paruh Baya Lancarkan Aksi Bejatnya

Selain itu lanjutnya, Asosiasi Kepala Desa se Lombok Barat duduk bersama dengan seluruh Kepala Desa menyikapi persoalan yang timbul, agar dalam Pilkades yang akan datang tidak timbul persoalan yang sama.

“Pemerintah daerah Lombok Barat melalui instansi terkait – Kesbang Pol, Satpol PP, Kominfo, bersinergi dengan Forum Forta Lobar melakukan sosialisasi mengenai tupoksi Jurnalistik. Meskipun wartawan banyak dikenal, koran/berita online banyak dibaca, dan TV banyak ditonton, tidak menjamin masyarakat paham dengan independensi dan profesionalisme media yang diatur dalam UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers,” jelas Danu.

Berita Terkait:  Kerap Pesta Narkoba, Pria Kekar Ini Dibekuk Polisi

Tak hanya itu, Danu juya menyerukan kepada seluruh organisasi wartawan yang ada di NTB, memberi dukungan moril atas tindakan persekusi yang dialami salah satu wartawan lokal.

Konflik warga di Pilkades Lobar menjadi satu cerminan tidak dewasanya masyarakat dalam berdemokrasi. Untuk itu, Pemda Lobar melalui instansi terkait harus peka menganalisis potensi persoalan dan mencari solusi untuk mencegah terjadinya konflik.

“Kami (FWLU) berharap ke depan tidak ada lagi tindakan kekerasan yang dialami wartawan, di daerah manapun, dan dalam momen apapun,” demikian Danu Putra Winata didampingi Sekretaris FWLU setempat, Johari. (NM)

Berita Terkait:  Melarikan Diri, Seorang Warga Bukit Tinggi Ditembak Polisi