Beranda HUKRIM Diduga Terhipnotis di ATM, Uang Puluhan Juta Raib

Diduga Terhipnotis di ATM, Uang Puluhan Juta Raib

BERBAGI
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Zaky Magfur SIK. (Foto : Roby)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA —Sawiyah (45) warga Taliwang yang tinggal di Jakarta diduga dihipnotis oleh seseorang tidak dikenal saat akan mengambil uang di ATM BNI Griya Idola, Kecamatan Labuhan Badas, pada Rabu (26/9) sekitar pukul 11.00 Wita. Uang senilai puluhan juta pun raib dari rekening miliknya.

Sawiyah (45) warga Taliwang yang tinggal di Jakarta diduga dihipnotis oleh seseorang tidak dikenal saat akan mengambil uang di ATM BNI Griya Idola, Kecamatan Labuhan Badas, pada Rabu (26/9) sekitar pukul 11.00 Wita. Uang senilai puluhan juta pun raib dari rekening miliknya.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Zaky Maghfur SIK yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dikatakan, kejadian ini bermula ketika korban yang hendak masuk ke dalam ATM dihampiri oleh seorang laki-laki. Dan secara tiba-tiba saja korban tidak sadarkan diri atau merasa terhipnotis. Korban baru tersadar ketika pria tersebut sudah tidak berada di lokasi.

Berita Terkait:  Tidak Jera, Dua Terduga Ilgeal Fishing Ditangkap Keempat Kalinya

Karena merasa telah terhipnotis, korban pun menuju bank untuk mengecek transaksi melalui rekeningnya.

Ternyata memang ada sejumlah transaksi baik melalui penarikan langsung maupun pengiriman uang ke rekening lain dengan total sekitar Rp. 24 juta.

“Yang bersangkutan menduga bahwa uangnya diambil oleh orang yang bertemu itu. Dan itu baru disadari setelah orang itu menghilang,” tuturnya.

Setelah orang itu menghilang dia baru sadar. Dari pengecekan, ada penarikan di jam itu dan ada bukti di rekening korban dan buku tabungan memang ada kurang lebih 24 juta,” ujar kasat menambahkan, Kamis (27/6).

Berita Terkait:  Apel Sinergitas TNI/POLRI Menuju NTB Gemilang

Untuk ciri-ciri terduga pelaku, ungkap Kasat, korban menyampaikan seorang laki-laki berkulit putih, bertinggi sedang dan saat itu mengenakan celana kain, jaket warna hitam, helm hitam serta motor honda jenis supra fit tahun lama.

“Setelah Adanya laporan kami langsung mengecek ke TKP bersama SPK. Kemudian kita juga meminta kepada yang bersangkutan bukti penarikan dan sebagainya. Karena yang bersangkutan juga bisa meminta langsung kepada bank, ada atau tidaknya penarikan,” jelas Kasat seraya menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. (NM3)

Berita Terkait:  Tak Dikasih Uang, Tukang Parkir Nekat Tusuk Pengunjung