Beranda HEADLINE Total 1.759 Kasus Corona di NTB

Total 1.759 Kasus Corona di NTB

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Kasus Corona Virus Disease 2019 atau kerap disebut COVID-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat terus bertambah.

Ketua Plh Tim Gugus Tugas COVID-19 NTB, HL Gita Ariadi menyebutkan, pada Ahad (19/7) ada penambahan 34 orang yang terkonfirmasi positif corona.

“Dari hasil pemeriksaan atas 147 sampel, hasilnya sebanyak 100 sampel negatif. 13 sampel positif ulangan, dan 34 sampel kasus baru positif,” ujarnya.

Berdasarkan sebaran wilayah, lanjut Gita Ariadi, Kota Mataram menyumbang sebanyak 15 orang, Kabupaten Lombok Barat 9 orang, Lombok Timur 5 orang, Lombok Utara dan Lombok Tengah masing-masing 2 orang dan Sumbawa 1 orang.

“Hari ini juga terdapat penambahan 13 orang yang sembuh dari COVID-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif,” kata pria yang juga Sekda NTB itu.

Berita Terkait:  BNN NTB Ringkus Kontraktor asal Medan Edarkan Sabu di Mataram

Selain pasien positif dan sembuh, kata Gita Ariadi, terdapat dua warga NTB yang meninggal dunia akibat Corona Virus.

Mereka adalah, pasien yang tercatat dengan nomor 1.737, berinisial SM, laki-laki berusia 56 tahun warga Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat.

Kemudian pasien nomor 1.755 berinisial SM, perempuan berusia 28 tahun warga Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

“Dengan adanya tambahan 34 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19, 13 tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif COVID-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (kemarin) sebanyak 1.759 kasus,” sebutnya.

“Adapun perinciannya, yaitu dari total 1.759 kasus itu, diantaranya 1.110 orang sudah sembuh. 96 meninggal dunia, serta 553 orang masih positif dalam keadaan baik,” imbuh Gita Ariadi.

Berita Terkait:  Ribuan Massa Aksi Gedor DPRD NTB

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan COVID-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

“Diharapkan petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat COVID-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus COVID-19,” harap mantan Kepala DPMPTSP NTB tersebut.

Sementara itu, hingga saat ini, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.353 orang dengan perincian 453 orang atau 19 persen PDP masih dalam pengawasan.

1.900 orang atau 81 persen PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 6.979 orang, terdiri dari 310 orang 4 persen masih dalam pemantauan dan 6.669 orang 96 persen selesai pemantauan.

Berita Terkait:  Ketua BK : Bukan Dibatasi, Tapi Ditertibkan!

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif COVID 19, namun tanpa gejala sebanyak 13.997 orang, terdiri dari 1.192 orang sembilan persen masih dalam pemantauan dan 12.805 orang atau 91 persen selesai pemantauan.

“Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit COVID-19 sebanyak 68.902 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.783 orang atau tiga persen, dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 67.119 orang atau 97 persen,” demikian HL Gita Ariadi. (red)