Beranda HEADLINE Sedang Bajak Sawah, DPO Jambret Ditangkap

Sedang Bajak Sawah, DPO Jambret Ditangkap

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Tim Resmob Polres Sumbawa berhasil menangkap satu terduga pelaku jambret berinisial AS (20) warga Desa AI Puntuk, Kecamatan Moyo Hilir, pada Senin (10/10) sekitar pukul 10.00 wita.

Terduga yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) ini diringkus saat sedang membajak sawah.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Faisal Afrihadi SH membenarkan adanya hal tersebut. Dikatakan, terduga pelaku sempat buron beberapa bulan. Penangkapannya dilakukan setelah menerima informasi terkait keberaan terduga.

Berita Terkait:  Akun WA Cawabup Sumbawa Diretas

“Berdasarkan informasi pelaku jambret yang sempat jadi DPO berinisial AS berada di sawah Desa Ai Nunuk sedang membajak sawah. Kemudian Tim Opsnal mencari keberadaan pelaku dan setelah mengetahui keberadaan pelaku selanjutnya Tim Opsnal langsung menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti. Selanjutnya pelaku kami bawa ke Polres sumbawa untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya kepada wartawan.

Diungkapkannya, AS diduga melakukan pencurian dengan kekerasan (jambret) di depan Toko Rukun Jaya Jalan Garuda Kelurahan lempeh, pada Selasa 24 Desember 2019 lalu sekitar pukul 22.30 Wita.

Berita Terkait:  PKS Tunjuk Abdul Hadi Jadi Wakil Ketua DPRD NTB

Kejadian berawal, ketika korban Mila Rosita (21) Warga Kecamatan Labuhan Badas hendak pulang ke rumahnya. Saat di TKP, korbna tiba-tiba dipepet oleh para terduga pelaku dengan menggunakan sepeda motor.

Seketika tas milik korban dirampas, yang didalamnya terdapat Hp Samsung Galaxy J2 warna hitam milik korban. Setelah melakukan aksinya, terduga pelaku lari meninggalkan korban.

“Sebelumnya kami lebih dulu mengamankan salah satu terduga pelaku berinisial UK. Dari keterangannya bahwa ia melakukan tindak pidana Curas atauy jambret tersebut dengan AS. Kemudian di keluarkan DPO atas AS dan dari DPO tersebut dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku AS di tempatnya,” jelasnya.

Berita Terkait:  Miliki Potensi Besar, “Kembang Kuning” Desa Wisata dengan Sejuta Pesona 

Diungkapkannya, barang bukti berupa handphone milik korban sudah diamankan. Saat ini terduga pelaku sedang diproses lebih lanjut. (red)