Beranda HEADLINE Samsul Huda Jabat Kepala Staf Brigif 21/Komodo di Kupang

Samsul Huda Jabat Kepala Staf Brigif 21/Komodo di Kupang

BERBAGI

KETUA PWI : DANDIM SUMBAWA SUDAH SEPERTI KELUARGA

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Dalam waktu dekat, Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Inf Samsul Huda akan berpindah tugas ke Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jabatan baru yang diembannya yaitu sebagai Kepala Staf Brigade Infanteri (Brigif) 21/Komodo.

Demikian diungkapkan Samsul-akrab Dandim disapa dalam pertemuan dengan awak media di Kabupaten Sumbawa, pada Rabu (5/8). Ia berpesan agar tali silaturahmi yang telah terjalin dalam waktu 2 tahun 4 bulan dapat terus terjaga sepanjang waktu.

“Saya akan bertugas sebagai Kepala Staf Brigade 21/Komodo di Kupang. Saya berharap tali silaturahmi ini jangan terputus,” harapnya.

Berita Terkait:  Pataka Lambang NTB Diserahkan ke Pemkab Bima

Dikatakannya, cukup lama dirinya bertugas tugas di Kabupaten Sumbawa. Sehingga pada Senin mendatang dilakukan sertijab di Mataram, dan saat itu pula akan langsung ke tempat tugas yang baru di Kupang.

“Sekitar 2 tahun 4 bulan saya membantu berikhtiar untuk menjaga dan membangun Tana Samawa. Ikhtiar ini suatu upaya mulia karena kita niatkan untuk ibadah. Saya dan keluarga menganggap apa yang dilakukan dalam bertugas ini suatu atribut aja, ketika ini dilepas maka saya hanya seorang Samsul Huda. Makanya mohon dengan sangat tali silaturahmi ini tetap terjaga,” tuturnya seraya mengharapkan koreksi dan masukan kepada awak media selama dirinya bertugas di Sumbawa.

Berita Terkait:  Gubernur NTB Akan Kirim Anggota BPBD Latihan di Australia

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Perwakilan Sumbawa, Jamhur Husain mengaku secara pribadi dan mewakili insan pers di Sumbawa mengucapkan terima kasih kepada Dandim yang sudah cukup banyak berbuat hal positif bagi Kabupaten Sumbawa. Dirinya juga mengharapkan agar Dandim yang baru nanti dapat mengikuti jejak Samsul Huda dalam hal komunikasi dengan wartawan.

“Secara pribadi saya berterima kasih, pergaulan dengan Pak Dandim sudah seperti saudara. Dengan teman pers bergaul cukup bagus. Di WA dan di telpon cepat respon. Atas nama pribadi dan teman-teman, kalau ada kesalahan dari teman dan saya cukup ditinggal di Sumbawa saja, jangan bawa ke Kupang. Kita saling memaafkan,’’ ujar JH – sapaan akrabnya.

Berita Terkait:  Nyaris Terulang, Pengambilan Paksa Jenazah COVID-19 Berhasil Digagalkan

Hal senada disampaikan perwakilan wartawan, Zainuddin. Menurutnya, tidak ada celah baginya untuk memberikan kritik kepada Dandim Sumbawa. Mengingat selama bertugas di Sumbawa tetap membawa hal positif bagi masyarakat dan juga daerah.

“Tidak ada celah bagi saya untuk kritik Pak Dandim. Yang saya kenal Pak Dandim orang baik. Justru saya yang banyak mendapat kritik dan masukkan dari Pak Dandim,” pungkasnya. (red)