Beranda HEADLINE Pelaku Perjalanan Diminta Wajib Lapor dan Tetap Isolasi Mandiri

Pelaku Perjalanan Diminta Wajib Lapor dan Tetap Isolasi Mandiri

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Pemerintah pusat telah melonggarkan masyarakat dalam menjadi pelaku perjalanan ditengah kondisi Covid-19. Keputusan tersebut pun diikuti oleh semua daerah se-Nusantara.

Meskipun untuk menjadi pelaku perjalanan, masyarakat diwajibkan mengantongi surat bebas Covid-19, baik rapid test maupun test swab atau PCR. Tidak menutup potensi penyebaran Covid-19.

Terhadap hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM meminta kepada pelaku perjalanan yang baru tiba di Sumbawa untuk tetap mengikuti protokol covid. Yakni dengan melaporkan diri dan isolasi mandiri.

Berita Terkait:  Mahasiswa "Duduki" Ruang Sidang DPRD NTB

“Kita berharap yang baru datang ke Sumbawa dari luar daerah itu, untuk melapor ke RT. Kan RT juga melapor ke Puskesmas dan sebagainya, berjenjang. Sehingga nanti ada kewajiban mereka isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” imbu H. Bas akrab Sekda Sumbawa disapa, Rabu (8/7).

Diyakini H. Bas, jika para pelaku perjalanan disiplin melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari. Kemudian seluruh masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Maka penyebaran covid di Kabupaten Sumbawa dapat dikendalikan.

Berita Terkait:  Diprediksi Akan Terjadi "Baby Boom"

“Jangan sampai yang baru datang ini tidak disiplin. Sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena kelonggaran untuk pelaku perja ini tidak bisa dihindari. Jadi perlu kerjasama semua pihak. Sehingga meskipun ada kelonggaran, tapi para pelaku perjalanan tidak berkeliaran dulu sebelum melakukan isolasi mandiri, InsyaAllah covid bisa dikendalikan,” pungkasnya. (red)