Beranda HEADLINE Kondisi Sehat, Dua Mahasiswa NTB di Wuhan Berhasil Dievakuasi

Kondisi Sehat, Dua Mahasiswa NTB di Wuhan Berhasil Dievakuasi

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Dua mahasiswa asal nusa tenggara barat berinisial DP (18) dan MN (18) penerima beasiswa Pemrpov NTB di Wuhan, China kini sudah di evakuasi dan berada di Indonesia.

Itu juga dibenarkan oleh Imanuella Andilolo selaku Ketua Devisi Kerjasama Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB, Ahad (02/02/20) di Mataram.

Dikatakannya, kedua mahasiswa tersebut masuk dalam rombongan WNI yang dipulangkan oleh pemerintah pusat. Imanuella juga menjelaskan, bahwa kondisi kedua mahasiswa yang berjenis kelamin perempuan dan laki-laki itu dalam kondisi sehat.

“Mereka ikut dengan rombongan WNI yang dipulangkan oleh Pemerintah Indonesia. Keduanya dalam kondisi sehat,” terang Imanuella.

Sebelum virus corona merebak di Kota Wuhan ungkapnya, ada empat orang penerima beasiswa dari NTB yang menempuh kuliah di kota tersebut.

Berita Terkait:  PKS NTB Belum Terima Laporan Resmi Pasangan Haji Mo-Novi

Dari empat orang tersebut sebanyak dua orang sudah lebih dulu berada di Indonesia. Sedangkan dua orang lagi masih berada di Wuhan.

Keduanya kata Imanuella kebetulan sedang berada diluat Wuhan sebelum kota itu ditutup aksesnya oleh pemerintah China.

“Mereka kebetulan sudah keluar dari Wuhan sebelum akses ditutup. Mereka pulang ke NTB untuk berlibur. Karena sekarang sedang liburan Tahun Baru China,” terangnya.

Disinggung mengenai penerima beasiswa NTB dilokasi lainnya di China? Imanuella menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Termasuk juga kata dia, yaitu berkoordinasi dengan tiap pihak kampus dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). “Terus kita koordinasikan,” demikian Imanuella Andilolo.

Berita Terkait:  Tiga Investor Lirik Gili Tangkong

Sebagaimana diberitakan, Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Terawan Agus Putranto mengatakan sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi dari Wuhan, China. “Jadi 238 yang datang, menurut data,” kata Menkes.

Menkes menambahkan dirinya akan memeriksa kembali kepastian jumlah tersebut. Karena WNI yang semestinya dievakuasi menurut rencana awal adalah sebanyak 245 orang.

Dari 245 orang tersebut, ia menyebutkan empat orang diantaranya menyatakan tidak bersedia dievakuasi atas kehendak sendiri.

“Empat orang menyatakan untuk tidak mau berangkat. Karena lebih nyaman di sana. Meski kita sudah tawarkan semua,” ucap Menkes.

Ia juga mengatakan selain empat orang itu, tiga orang dari 245 WNI tersebut tidak berhasil melalui uji pemeriksaan yang dilakukan oleh pemerintah China.

Berita Terkait:  Mayat Diduga Korban Mutilasi Ditemukan di Sumbawa 

“Yang tiga tidak lolos screening, screening yang dilakukan pemerintah China yang meliputi bertahap, tiga tahap mereka harus jalani,” ucap Menkes.

Pemeriksaan yang dilakukan pemerintah China sambung Terawan memberi sedikit kelegaan bagi pemerintah karena memberi kepastian bahwa WNI yang berhasil dievakuasi adalah mereka yang dalam keadaan sehat.

“Itu membuat kita merasa nyaman bahwa yang berangkat ke kita ini sudah dipastikan oleh pemerintah China bahwa itu (mereka) adalah orang-orang yang sehat,” tegasnya.

Namun demikian, pemerintah Indonesia tetap harus memastikan kembali kesehatan mereka yang berhasil mendarat di Indonesia melalui pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan WHO. (red)