Beranda HEADLINE Kemendagri Dorong Satpol PP yang Humanis

Kemendagri Dorong Satpol PP yang Humanis

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-70, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Eko Subowo mendorong Satpol PP untuk melaksanakan tugas-tugas yang lebih humanis.

Hal itu disampaikannya pada saat Rapat Koordinasi Nasional Satuan Polisi Pamong Praja di Rinjani Ball Room, Hotel Lombok Raya, kemarin di Kota Mataram, NTB.

“Tingatkan profesionalitas. Kemudian, kembangkan Satpol PP yang humanis, sehingga bisa dicintai oleh masyarakat pada setiap kali pelaksanaan tugas-tugas kedinasan. Selamat Hut Pol PP yang ke 70 Tahun 2020,” kata Eko.

Berita Terkait:  Hujan Es dan Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Lombok Tengah

Terkait pembinaan Satpol PP oleh Kemendagri, pihaknya menyediakan forum untuk bertukar ide dan gagasan, serta menjaring masukan dan evaluasi dari sisi Pemerintah Pusat sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang ada.

“Saya kira penguatan kelembagaan. Kemudian, penguatan personel SDM. Lalu, perbaikan sarana prasarana. Juga anggaran, karena ini kan urusan wajib pelayanan dasar. Seluruh pemerintah provinsi, kabupaten/kota harus benar-benar memihak kepada urusan wajib pelayanan dasar, termasuk di dalam penyediaan APBD untuk mendukung kegiatan itu,”

Berita Terkait:  Kapolda NTB Silaturahim ke Makorem 162/WB

Eko juga menyampaikan bahwa Rakor Satpol PP tersebut merupakan forum bersama seluruh keluarga besar Satpol PP serta menghasil rekomendasi dalam memperkuat tataran regulasi, kualitas SDM yang lebih humanis dan profesional, dan kelembagaan Satpol PP ke depan, sehingga perlu terus melakukan evaluasi dari setiap implementasi kebijakan dan kebijakan yang baru harus masif dilakukan sosialisasi.

“Ini adalah forum bagi saudara-saudara sekalian, jadi ini adalah forum dari kita untuk kita. Oleh sebab itu maka, hasil akhir yang mengkristal menjadi rekomendasi yang dibacakan dan diserahkan kepada saya tentu ini merupakan hasil dari dari sauatu proses yang diselenggarakan dalam Rakornas, baik proses evaluasi kebijakan, proses sosialisasi kebijakan dan proses fomulasi kebijakan, ada kebijakan kita evaluasi, ada yang baru kita sosialisasikan, hasil evaluasi akan menjadi bahan untuk perumusan lebih lanjut, saya terima dengan baik, mudah-mudahan bisa kita tindaklanjuti sebagaimana mestinya,” pungkas Eko. (red) 

Berita Terkait:  Ternyata Seperti Ini Keseharian Korban Mutilasi di Sumbawa