Beranda HEADLINE Johan Rosihan : Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat dari Resesi Ekonomi

Johan Rosihan : Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat dari Resesi Ekonomi

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, JAKARTA — Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan menyatakan prihatin dengan kondisi ekonomi Indonesia kuartal II tahun 2020. Dimana pertumbuhan ekonomi minus 5,23 persen.

Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan, ST bersama istri.

Oleh karenanya, ia berharap pemerintah segera tanggap mengambil langkah tepat untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi di kuartal III nanti agar menjadi positif.

“Saya mendorong pemerintah untuk menjadikan sektor pertanian sebagai lokomotif penyelamat Indonesia dari resesi ekonomi, karena telah terbukti sektor pertanian berkontribusi paling tinggi dalam menyelamatkan pertumbuhan ekonomi kita selama masa pandemi ini,” kata Johan, Sabtu 8 Agustus 2020.

Berita Terkait:  HBK : Pertarungan Politik Sudah Usai, Saatnya Sejahterahkan Masyarakat!

Politikus dari PKS ini menjelaskan berdasarkan data dari BPS, bahwa sektor pertanian telah mencatatkan pertumbuhan paling tinggi pada kuartal II tahun 2020, yaitu tumbuh sebesar 16,24 persen.

Maka ini, kata Johan, artinya ke depan pemerintah mesti menggenjot pertumbuhan ekonomi dengan cara mengandalkan pertanian untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan membuat kebijakan untuk membuka ruang sektor pertanian dalam arti luas untuk terus tumbuh dan bergerak.

Legislator dari Dapil NTB 1 itu mengungkapkan, bahwa telah banyak para pakar dan akademisi yang menyarankan agar sektor pertanian menjadi prioritas pemerintah untuk menyelamatkan Indonesia dari ambang resesi ekonomi.

Berita Terkait:  Doktor Zul : Sebuah Pembuktian Malam Ketulusan dan Lekatnya Kebersamaan di NTB

Untuk itu, Johan mendesak pemerintah segera membuat kebijakan penambahan anggaran yang signifikan untuk mendorong sektor pertanian.

“Termasuk didalamnya tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan dan kehutanan menjadi kunci penting menuju pemulihan ekonomi nasional,” tegasnya.

Wakil rakyat dari Pulau Sumbawa itu melihat, bahwa saat ini perlu penguatan industri pertanian di dalam negeri dan menghilangkan ketergantungan yang sangat tinggi terhadap impor.

Johan menyebutkan hal ini merupakan kebijakan untuk meminimalisir terjadinya resesi ekonomi. “Disamping itu perlu adanya program sustainabilitas sektor pangan sebagai kunci dari sustainabilitas perekonomian agar kita memiliki ketahanan pangan sebagai bagian strategis dari ketahanan nasional kita,” tuturnya.

Berita Terkait:  Kapolda NTB Pimpin Gerakan Penghijauan Sejuta Pohon

Ia juga mengkritisi pemerintah yang banyak memberikan stimulus kepada korporasi atau perusahaan besar, tapi ternyata tidak berdampak pada peningkatan produksi dalam negeri.

“Maka sebaiknya sekarang pemerintah fokus menggenjot sektor pertanian dan memberikan proteksi harga komoditas pertanian supaya harga yang diterima petani tidak anjlok dan semoga daya beli masyarakat akan meningkat,” demikian Johan Rosihan. (*)